[Bolehkah aku minta sesuatu?]
[Sebut saja. Aku pasti penuhi.]
Jemariku tetap bergerak.
Menelusuri kata demi kata, pesan demi pesan, yang seharusnya tidak perlu kubaca.
Aku tahu ini akan menyakitkan.
Tapi aku tetap melakukannya.
Seolah rasa sakit itu adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa semua ini nyata.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTITLED
Historia CortaSebut saja cerita tak berjudul. Karena aku bingung judul apa yang tepat untuk menceritakan keseharian kita. Karena semua rasa yang kurasakan terjadi di sini. Mulai dari yang namanya bahagia hingga tersakiti.
