“Kau sibuk?”
Pertanyaan sederhana yang tidak pernah benar-benar sesederhana itu.
Karena aku tahu, di baliknya, ada kesepian
yang tidak kau ucapkan.
Dan tanpa perlu kau minta, aku sudah mengerti.
Kau ingin aku datang. Menemanimu. Seperti biasa.
Dan kau tidak tahu, atau mungkin tidak pernah ingin tahu, bahwa setiap kali itu terjadi, kau selalu menang. Mengalahkan segalanya. Waktu, prioritas, bahkan diriku sendiri.
Karena pada akhirnya, aku tetap memilihmu.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTITLED
Short StorySebut saja cerita tak berjudul. Karena aku bingung judul apa yang tepat untuk menceritakan keseharian kita. Karena semua rasa yang kurasakan terjadi di sini. Mulai dari yang namanya bahagia hingga tersakiti.
