Pandanganku tertuju pada layar—dingin, tapi penuh sesuatu yang tak bisa kusembunyikan.
Kalian berdiri di sana, di hadapan dunia, dengan senyum yang akhirnya tak lagi perlu disembunyikan.
Resmi.
Diakui.
Dan semuanya terasa begitu jelas.
Banyak orang berkata:
"Melihatmu bahagia, aku ikut bahagia."
Kata-kata manis yang terdengar indah di telinga orang lain.
Tapi tidak untukku.
Karena kenyataannya... melihatmu bahagia tanpa aku di dalamnya, tidak pernah terasa seperti itu.
Jadi maaf, aku tidak akan berpura-pura.
Tidak akan ikut tersenyum, tidak akan ikut merayakan.
Karena di balik semua itu, hanya ada satu hal
yang benar-benar kurasakan... ini menyakitkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTITLED
Historia CortaSebut saja cerita tak berjudul. Karena aku bingung judul apa yang tepat untuk menceritakan keseharian kita. Karena semua rasa yang kurasakan terjadi di sini. Mulai dari yang namanya bahagia hingga tersakiti.
