Air mataku jatuh tanpa bisa kutahan, tanpa ingin kuhentikan.
Aku melemah dengan cara yang tak pernah kubayangkan.
Segalanya terasa berat, bahkan untuk sekadar menjalani hari seperti biasa.
Jiwaku kosong, melayang entah ke mana,
seperti ada bagian dari diriku yang ikut hilang bersamamu.
Rasanya... seperti perlahan mati.
Lucunya, aku tahu aku disakiti. Tapi di saat yang sama, aku masih merindukanmu dengan cara yang sama.
Aku kesal.
Aku kecewa.
Aku marah.
Tapi dari semua perasaan itu... satu hal yang tidak bisa kulakukan adalah
membencimu.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTITLED
Historia CortaSebut saja cerita tak berjudul. Karena aku bingung judul apa yang tepat untuk menceritakan keseharian kita. Karena semua rasa yang kurasakan terjadi di sini. Mulai dari yang namanya bahagia hingga tersakiti.
