Penggemar mana yang tidak bahagia saat akhirnya bisa berdiri di dekat idolanya?
Itu hal yang wajar. Terlalu wajar untuk dipertanyakan.
Tapi saat kau terus berbicara, menyebut namanya berulang kali, dengan nada yang tak biasa, aku mulai melihat sesuatu
yang tidak bisa lagi kuanggap sederhana.
Ada cara tertentu saat kau memujinya.
Ada sesuatu yang berbeda.
Dan entah kenapa...
Aku berharap aku hanya salah mengira.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNTITLED
Cerita PendekSebut saja cerita tak berjudul. Karena aku bingung judul apa yang tepat untuk menceritakan keseharian kita. Karena semua rasa yang kurasakan terjadi di sini. Mulai dari yang namanya bahagia hingga tersakiti.
