Candice berjalan dengan langkah kaki yang berat menuju ke halte bus.
Hari ini ia merasa sangat lelah karna tiba-tiba saja mereka mendapatkan orderan 100 cupcake mendadak untuk acara sebuah kantor dan juga situasi cafe yang sangat ramai.
Karna ramainya pengunjung para pekerja harus lembur sampai jam 11.30 malam dan bahkan Candice juga tidak sempat istirahat makan siang karna ia membantu bibi Lyla untuk membuatkan pesanan cupcake yang harus selesai dalam kurun waktu 3 jam.
Kring...
Kring...
Bunyi ponsel menandakan ada panggilan masuk.
Candice merogoh ke dalam tasnya untuk mengambil ponselnya yang berbunyi itu.
"Halo."
"Halo, selamat malam nona."
"Ya Michael, selamat malam."
"Maaf nona, aku hanya ingin menanyakan mengenai sisa berkas yang belum nona kirimkan untukku karna besok pagi akan dibutuhkan untuk meeting dengan perusahaan Australi mengenai kerja sama perusahaan."
"Baiklah. Aku akan mengirimnya sebelum besok pagi."
"Baik nona. Selamat malam."
"Selamat malam."
Candice memutuskan panggilan dari Michael.
"Mengapa pekerjaanku banyak sekali hari ini."
Gerutu Candice.
"Tapi setidaknya aku bisa sedikit santai besok, karna besok adalah hari pertama liburku."
Kata Candice senang mengingat besok ia tidak harus pergi bekerja karna mereka sudah membagi jadwal kerja mereka.
Tapi entah mengapa tiba-tiba ia teringat pada Shawn, mungkin karna ia sekarang sedang sendirian di halte bus yang membuatnya merasa sedikit kesepian.
"Baiklah, aku akan menelponnya."
Nomor yang anda hubungi tidak aktif, silahkan tinggalkan pesan suara.
"Hi Shawn, apa kabar?aku ingin menghubungimu dari tadi tapi suasana cafe sangat ramai. Ku rasa kau juga sibuk hari ini. Ummm, hubungi aku jika kau tidak sibuk, bye."
Ia mengirimkan voicemail itu untuk Shawn.
Tak lama bus sudah datang, ia langsung memasukkan ponselnya kembali ke dalam tasnya lalu masuk ke dalam bus.
Di dalam bus tidak terlihat ramai, hanya ada beberapa orang, mungkin juga karna sudah malam.
Seperti biasa Candice selalu mengambil tempat duduk tepat di samping jendela.
Ia melihat pemandangan kota New York yang penuh dengan gemerlapan cahaya lampu pada malam hari.
Tak terasa ia sudah sampai di halte yang harus ia turuni.
Ia pun bergegas turun dari bus dan segera berjalan menuju apartemennya mengingat masih ada dokumen yang harus ia kerjakan.
Sesampainya di apartemen ia langsung membersihkan tubuhnya dan langsung duduk di depan layar laptopnya bersiap untuk mengerjakan pekerjaannya itu.
----------------------
Shawn POV
Aku membuka mataku perlahan karna merasakan silaunya sinar matahari yang menyoroti wajahku melalui jendela kamar hotel.
Aku merubah posisi tiduranku menjadi duduk lalu aku melihat ke arah jendela.
"Shitt...aku lupa menutup gorden jendela."
Aku sedikit mengingat kembali kejadian semalam.
Setelah konser selesai, para crew mengajak kami ke bar untuk merayakan kesuksesan konser tadi malam dan sepertinya aku minum terlalu banyak, karna Nick tidak ikut bersama kami tadi malam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Trouble With Superstar
RomanceComplete ✔ | FOLLOW BEFORE READ DONT FORGET TO VOTE & KOMEN #1 IN ONENIGHTSTAND 05.01.20 #1 IN SHAWNMENDES 24.10.19 #8 IN HURTS 19.12.19 #1 IN DRAMATIS 09.06.20 #1 IN SUPERSTAR 12.01.20 #29 IN WATTYS 22.01.20 Candice Houger, seorang wanita cantik b...
