Chapter - 26

3.5K 162 0
                                        

Waktu sudah berlalu satu jam setelah Candice sampai di rumah Mike.

Celine yang pulang tidak lama setelah Mike dan Candice pun membuat suasana di rumah yang sepi itu menjadi ramai, apa lagi sekarang ditambah dengan kehadiran Rosie, Wyne dan Jessica.

"Dimana kedua laki-laki itu?"
Tanya Jessica yang baru saja sampai.

"Shawn dan Nick masih ada urusan pekerjaan katanya." Sahut Wyne yang sedang tidur-tiduran di sofa ruang tengah yang menyatu dengan dapur.

"Aneh bukan?dia yang mengundang tapi dia yang belum datang." protes Wyne yang membuat orang-orang disekitaran sedikit tertawa.

Saat ini semua orang sudah berkumpul di rumah itu hanya tinggal Nick dan Shawn lah yang belum datang.

Masing-masing dari mereka semua sedang sibuk dengan urusan mereka sendiri.

Mike yang masih memegang laptop mengurus pekerjaannya.
Wyne yang tidur-tiduran sambil memainkan ponselnya.
Rosie yang sedang menata meja makan.
Dan Candice yang masih bergelut dengan masakannya.

Kalau kalian tanya apa yang sedang Celine lalukan jawabannya adalah mondar mandir ke dapur untuk menanyakan apa masakannya sudah matang atau belum, itulah hal satu-satunya yang sejak tadi wanita itu lakukan.

Jessica yang melihat Candice sendirian memasak memutuskan untuk menghampirinya.

"Hi, apa ada yang bisa kubantu?"
Tanya Jessica menghampiri Candice.

"Hi Jessica. Maaf tapi semua sudah selesai, hanya tinggal menunggu ini matang saja." kata Candice ramah.

"Kau memasak apa?"
Tanya Jessica sambil melihat ke arah masakan Candice.

"Ini Rendang. Daging yang dimasak dengan santan dan bumbu rempah khas Indonesia."
Jawab Candice sambil terus mengaduk masakannya.

"Wahh..sepertinya sangat enak." Jessica sedikit mencium aroma dari uap masakan Candice membuat Candice tersenyum melihatnya.

"Yang lain sudah mencobanya, hanya kau dan Wyne yang belum pernah memakannya. Kata orang jika kau sudah pernah memakannya sekali maka kau akan menginginkannya lagi." jelas Candice.

"Benarkah?kalau begitu aku harus mencobanya."
Kata Jessica semangat.

"Ya, contohnya saja Shawn. Kemarin dia sudah memakannya sekali dan pagi ini dia memintaku untuk memasakkannya lagi."

Kata-kata Candice yang terakhir membuat Jessica memutar otaknya.
Apakah mereka sudah sedekat itu hingga Shawn bisa memintanya memasak? Batin Jessica.

Namun dengan cepat Jessica memanfaatkan kesempatan itu untuk bertanya seputar hubungan wanita ini dengan Shawn.

"By the way kau mengenal Shawn dari mana?apa dari Celine?kulihat kau cukup dekat dengannya."
Kata Jessica basa basi.

"Aku, Celine, Rosie dan Mike memang sudah saling kenal, bahkan kami memang berteman dekat sejak dulu."
Jelas Candice.

"Mengenai aku dan Shawn, kami kenal saat pertama kali aku sampai di New York. Malam itu aku ingin pergi mencari makan, namun sampai tengah jalan ponselku mati dan aku bertemu Shawn, dia membantu mengantarku pulang saat itu karna aku tidak tau jalan dan tanpa sepengetahuanku ternyata dia adalah teman Mike."
Lanjut Candice.

Jessica mengangguk-anggukkan kepalanya mendengar penjelasan Candice.

"Kau beruntung sekali bisa berkenalan dan berteman dengan seorang Shawn."
Kata Jessica membuat Candice sedikit menoleh.

"Maksudmu?"
Tanya Candice heran.

Hell, ternyata benar yang dikatakan Mike dan lainnya kalau ia sama sekali tidak tau siapa Shawn, bahkan iapun sama sekali tidak tau siapa aku.
Batin Jessica.

Trouble With SuperstarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang