Chapter - 33

3.5K 151 1
                                        

Shawn POV

Aku melihat Candice yang baru saja keluar dari mobilku dan berjalan memasuki cafe.
Dia masih diam dan sedikit menghindariku sejak tadi pagi.
Contohnya saja ia menghindar saat aku ingin memberikan ciuman untuknya sebelum ia keluar dari mobilku.
Dan jujur saja itu sedikit membuatku frustasi saat ini.

Aku sedikit menghembuskan nafas beratku lalu melihat ke jam tangan yang ku kenakan.
Karna waktu baru menunjukkan pukul 9.45 aku memutuskan untuk pergi ke tempat gym yang dimana biasanya aku dan Nick pergi.

Hanya dengan waktu 10 menit aku sudah sampai di tempat gymku dari cafe tempat Candice bekerja dan langsung melakukan aktifitasku seperti biasanya di tempat gym.

1 jam aku bergulat dengat alat-alat gym itu kemudian aku membersihkan tubuhku dan bersiap untuk segera berangkat ke kantor Nick.

Dengan langkah lebar, aku memasuki sebuah ruangan yang hampir setiap harinya kudatangi.

Nick melihat ke arahku saat aku baru saja masuk ke ruangan itu dan ternyata tidak hanya dia yang berada di sana tetapi Mike juga berada di sana.

"Mendapat ciuman pelampiasan dari wanita yang dulu kau kejar-kejar sepertinya akan lebih bagus untuk judul berita ini."
Kata Mike dengan sedikit terkekeh.

"Diamlah." Kataku kesal yang membuat Mike semakin terkekeh.

"Jadi Candice sudah mengetahuinya?" Tanya Mike sambil meminum kopinya.

"Hmm , seperti yang sudah kau dengar dari Nick pastinya." Kataku sedikit menatap Nick yang sedikit terkekeh.

"Kenapa kau jadi seperti Candice yang terkena sambaran petir? Apa itu bisa menular?"
Tany Nick yang membuat Mike tersedak kopinya karna ingin tertawa.

"Ahhh... aku bingung setengah mati karna dia mendiamiku, bahkan dia menghindar dariku sejak tadi." kataku sambil mengacak rambutku frustasi.

"Kau baru tau kan bagaimana pusingnya menghadapi wanita?" Kata Nick lalu tersenyum meledek.

Aku memejamkan mataku sesaat sambil bersender di sofa yang sejak tadi ku duduki.
'Benar kata Nick, tidak semudah itu menghadapi wanita.' Batinku.

"Well, sudah waktunya untuk rapat. Aku pergi dulu."
Kata Mike.

"Wanita suka jika mereka diberi kejutan Shawn." Kata Mike lalu menepuk bahuku sebelum keluar dari ruangan itu membuatku menatap ke arahnya sambil memutar otakku.

'Wanita menyukai kejutan?' Batinku masih dengan kata-kata Mike.

"Jadi apa kau sudah tau apa rencanaku hari ini?" Tanya nick menyadarkanku.
Aku menggeleng mendengar pertanyaanya kemudian dia mulai menjelaskan rencanya.

'Shawn' 'Shawn'
Begitulah panggil para wartawan sebelum aku memasuki mobil bersama Nick.

"Kau memang gila."
Kataku pada Nick mengingat semua ide gilanya.

"Tapi itu berhasil bukan? Kita tidak perlu melakukan konferensi pers yang akan membuat mereka semakin curiga dengan hubunganmu dan juga masalah sudah selesai sekarang karna kau sudah menjelaskan pada mereka kalau itu hanyalah kecelakaan karna Hilary sedikit mabuk."

Aku menggelengkan kepalaku. Memang benar masalah sudah selesai tetapi idenya sangatlah gila karna kurasa ada lebih dari 20 wartawan yang berada di sana tadi.

Ia sengaja membawaku ke sebuah cafe yang dekat dengan sebuah perusaan penerbitan yang biasanya selalu menerbitkan berita-berita gossip para artis-artis ternama yang dimana selalu banyak wartawan berlalu lalang di sana sehingga mereka menyerangku dengan pertanyaan bertubi-tubi.

Trouble With SuperstarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang