Author pov.
Hari ini ulang tahun Lala. Yera dateng. Yera dateng bareng Chandra. Kenapa? Karena Chandra yang ngajak. Tadinya Yera mau bareng sama Jihoon, Abangnya. Tapi, sayangnya Jihoon ada urusan, dan bakalan dateng terlambat, katanya.
Sekarang Yera sama Chandra baru aja sampai di lokasi.
"Yang lainnya udah dateng belum, Chan?" Tanya Yera. Mereka lagi jalan otw tkp.
Yang lain maksud Yera itu teman-temannya. Teman Yera, teman Lala juga. Ya kayak, Sassy, Kesya, Kevin, Ucup, Iwung. Raka, Aldy, sama Daniel juga ikut kata Chandra.
"Ya mana gue tau. Dari tadi kan gue sama lo, Ra."
"Iya juga si. Eh tapi, emang yang lain udah dikasih tau mau barbeque an dirumahnya Lala?"
"Hm. Udah. Lewat gc. Lo gak liat chat grup?"
Yera nyengir, "Males."
Takk
Chandra ngejitak kepala Yera, "Jangan dibiasain. Kalo ada yang penting gimana."
"Bodo amat, tinggal lo aja yang ngasih tau gue." Ya, Yera itu emang bodo amatan. Dan Chandra cuma geleng-geleng liat tingkah Yera.
Sepertinya, Yera sudah mulai bergantung pada Chandra?
Sampai Yera sama Chandra ditaman belakang rumahnya Lala. Mereka liat semuanya udah kumpul. Yera langsung nyamperin Lala.
"Lala!!" Teriak Yera.
"Yera!!" Balas Lala.
Merekapun pelukan, melepas rindu.
"Huhu. Udah lama gak ketemu. Lo kemana aja sih." Sahut Lala.
"Ye. Gue ada dirumah gue lah. Lo tuh yang kemana." Balas Yera saat mereka melepas pelukannya.
"Btw, Kak Jihoon gak ikut?"
Takk
Yera menjitak kepala Lala.
"Dasar temen bangsat. Temennya ada disini malah nanyain orang lain."
"Kan berhubung lo ada disini. Jadi gue mau nanya, gimana Kak Jihoon, kabarnya baik nggak, putus belum sama pacarnya. Btw, selama gue pindah gue terus do'ain Kak Jihoon biar jomblo."
"Hidihh. Dasar cabe kuning."
"Heii. Jangan salah, gue tuh cuma setia sama Kak Jihoon seorang." Timpal Lala dengan senyum gajenya yang...
mengerikan.
"UDAH, LA. KOMPOR MULU LO YA. NTAR ADA YANG NYESEL." Teriak Kesya.
"Hah? Siapa, Sya?" Tanya Lala.
"La. Muka licik lo gak cocok dibego- begoin walaupun kenyataannya emang bego si, ya gak wung?" Jelas Kesya.
Lala hampir aja ngelempar gelas yang dia pegang ke Kesya, kalo gak dicegah sama Yera. Iwung yang bersangkutan hanya diam kaku aja. Iya, Iwung itu mantannya Lala.
"Sya, kali ini lo selamat karena gue lagi baik."
"Udah-udah. Jangan berantem." Sahut Ucup yang dari tadi cuma merhatiin aja. Hei, seorang Ucup mencintai kedamaian dan keharmonisan.
"Hu'um. Btw, habede La. Lo makin tua aja. Nih, kado dari gue sama Chandra." Kata Yera sambil ngasih kado yang dia bawa.
"Hehe. Makasih Yera, sayangg. Eh tapi awas ya kalo isinya kacamata pecah lagi."
"Ya anjirr nggak lah."
"Eh bentar-bentar. Ini dari siapa tadi? Lo sama Chandra?" Tanya Lala sambil liat Yera sama Chandra bergantian.
"Hu'um." Kata Yera sambil senyum.
"What?!! Se-sejak kapan kalian berdua jadi tenang kek gini? Biasanya juga kek tom&jerry kan? Gue penasaran. Kenapa sih? Sejak kapan?"
"Sejak nenek moyang lo hidup lagi!" Canda Yera sambil mendengus, "Lagian, kepo amat sih kek tayo."
"Ralat, Ra. Kek dora." Timpal Chandra yang sedari tadi menyimak.
"Ah iya. Typo, kek dora."
Lala hanya melongo. Dia heran dengan keadaan sekarang. Sebegitu lamanya kah dia tinggal diluar sampai-sampai tak tau perubahan yang terjadi dilingkungan tempat tinggalnya?
Dan sepertinya Lala akan meminta penjelasannya Yera nanti. Karena sekarang waktunya acara barbeque nya dimulai.
Author pov end.
~TBC~
KAMU SEDANG MEMBACA
My (Ex) Enemy - Na Jaemin
De Todo"Ogah-ogah, awas ya kalo nanti lo suka sama gue." ~ Chandra. "Lo sehat ? Yakali gue suka sama lo. Dih mit amit." ~ Yera. Cast: ●Na Jaemin as Na Chandra. ●Park Yera. Warn!! Author mulaan. Warn!! Bahasa kasar. Warn!! Typo(s) everywhere.
