Soobin tengah duduk bersama mertuanya sambil memegang buket bunga yang besar dan menatap kearah Yeonjun yang berada di podium bersama teman-temannya yang lain.
Hari ini Yeonjun wisuda.
Soobin menoleh kearah bunda Yeonjun dengan merenggut.
"Itu kenapa perempuan itu meluk-meluk lengan kak Yeonjun," rengek Soobin sambil menatap kesal kearah perempuan yang berada di sebelah Yeonjun entah apa maksudnya.
Bunda Yeonjun cuma tersenyum gemas kearah Soobin yang dari beberapa hari yang lalu menjadi posesif sekali sama suaminya, bencana mual-mual sudah menghilang dan bencana baru datang yaitu Soobin menjadi pencemburu dan posesif.
"Jangan begitu sayang, itu tantenya Yeonjun kok," jawab bunda Yeonjun sambil mencubit pipi menantunya itu dengan gemas.
Soobin merenggut kearah bundanya itu sambil menatap tidak percaya, apa-apaan itu dia gak percaya.
"Mana ada tante yang seumuran sama ponakannya," protes Soobin membuat bundanya itu tambah gemas.
"Ada kok, itu buktinya Yeonjun sama tantenya, itu adiknya ayah tau, kamu pas acara pernikahanmu kemarin gak lihat dia ya? Kamu fokus makan aja sih kemarin, padahal dia datang," jawab bundanya Yeonjun sambil mengusap pipi menantunya yang tambah chubby itu.
Soobin akhirnya mengerti lalu kembali duduk dengan tenang di kursinya sambil memperhatikan suaminya yang sedang tersenyum kearahnya sambil melambaikan tangannya kearah Soobin.
Disana ada Yeonjun yang memakai jubah toganya sambil tersenyum ketika setiap teman-temannya yang lewat menyapanya.
Berbeda dengan Soobin yang hanya menggunakan kemeja biasa ngapain juga dia memakai pakaian yang heboh, kan ini acara wisuda suaminya bukan acara wisudanya dia.
"Soobin," panggil bundanya membuat Soobin menoleh dengan tatapan bertanya.
"Kamu suka gak sama mobil yang tadi pagi sudah ada di rumahmu?" tanya bunda Yeonjun membuat mata Soobin langsung membulat, ah iya dia tadi sempat berantem sama Yeonjun gara-gara di halaman rumahnya tiba-tiba ada mobil yang tidak mereka kenali, ini bukan mobil milik Yeonjun maupun milik Soobin.
Dia kesal karena suaminya itu selalu memberikan barang-barang yang menurutnya terlalu berlebihan itu dan sekarang dia menyesal karena sempat marah sama suaminya itu.
Ternyata ini ulah mertuanya.
"Bisa dibawa pergi lagi gak mobilnya?" pinta Soobin membuat bunda Yeonjun langsung menyilangkan tangannya bertanda tidak setuju dengan ucapan Soobin barusan.
Soobin rasanya ingin pingsan, kenapa dia punya suami yang keluarganya sangat kaya raya itu.
"Bunda, plis, mobil yang diberi sama kak Yeonjun aja aku jarang pakai apalagi mobil itu," ucap Soobin sambil memohon agar bundanya itu mau menurut dengan ucapannya.
Bunda Yeonjun cuma menggeleng tidak setuju, dia sudah pilihkan yang bagus untuk menantunya tersayang.
"Itu mobilnya cocok untuk kamu yang sedang hamil, jadi kamu pakai aja mobil yang ini, jangan pakai mobil yang dibelikan sama suamimu itu kamu gak bakalan nyaman," jelas bunda Yeonjun membuat Soobin memutarkan bola matanya, mobil mana aja menurutnya enak kok, jangan bawa-bawa alasan karena dia sedang hamil, karena Soobin gak akan terpengaruh.
"Pokoknya mobil itu punyamu sekarang."
Ucapan bunda Yeonjun menjadi penutup karena acara pelantikanpun akan segera dimulai.
***
Yeonjun cuma bisa memeluk Soobin dengan gemas ketika Soobin menghampirinya yang telah selesai dilantik itu.
Diikuti oleh bunda dan ayahnya disana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mate -yeonbin✔
Fiksi PenggemarSoobin tau kalau keluarganya akan menjodohkan dirinya, tapi gak secepat ini. Yeonjun top! Soobin bott! ps : Marriage life, very fluffy moment, boys love. #1 in Yeonbin || 220320 #1 in Soobin || 151219 #1 in Yeonjun || 160520 #1 in Hueningkai || 1311...
