Hai.
***
Yeonjun jadi bingung kenapa dia jadi harus membantu istrinya itu yang sedang mencari Renjun, sahabat istrinya itu entah kenapa pakai acara kabur segala dari acara yang dibuat oleh mamanya.
"Sumpah Renjun kok kayak bocah gini," ucap Soobin saat bertemu dengan Yeonjun dan Jeno yang memang sedang mencari satu orang yaitu Renjun.
Junsoo yang ada di gendongan Soobin langsung menepuk-nepuk pelan muka Soobin sambil mengoceh tidak jelas.
Soobin tersenyum sambil menciumi pipi anaknya itu, "Gantian dek, kakak yang gendong."
Yeonjun langsung mengambil Junsoo yang berada di gendongan Soobin.
"Tuh anak sumpah baru kali ini tingkahnya kayak bocah," ucap Jeno sambil mencoba menelpon Renjun tapi tetap saja tidak dijawab oleh Renjun.
Lebih tepatnya panggilannya langsung ditolak sama Renjun.
Sebenarnya tadi acaranya biasa aja ada Renjun juga disana sambil tersenyum palsu saat tamu datang, nah saat pertengahan acara mulai deh Renjun mulai kabur.
Soalnya babanya sepertinya sangat memuji adiknya yang masih belum lahir itu, dia muak mendengarnya makanya kabur deh.
Mamanya Renjun cuma tersenyum tidak enak kepada tamu apalagi Renjunnya tadi membuang gelasnya dengan kencang ke tanah lalu kabur gitu aja membuat para tamu kaget.
Soobin yang sedang duduk sambil makan kue aja sampai ikutan kaget.
Tapi Soobin masih melanjutkan makan kuenya, setelah kuenya habis baru deh dia berjalan menuju mamanya Renjun yang sedang cemas dengan anaknya itu.
Mama Renjun minta tolong buat mencari Renjun ke Soobin, Soobin ngangguk aja sih, soalnya dia yakin sahabatnya itu gak bakalan pergi ke mana-mana kok, tuh orang kan gak ada uang.
Eh ternyata setelah dicari dimana-mana tetap saja tidak ketemu, nekat juga.
"Kamu duduk aja dek, biar kakak sama Jeno yang cari," perintah Yeonjun sambil menarik tangan Soobin dengan pelan lalu menyuruh istrinya itu agar segera duduk.
"Eh sepertinya aku tau dimana Renjun, aku pergi sendiri aja ya, dah."
Yeonjun dan Soobin mengangguk sambil melihat Jeno berjalan menjauh dari mereka.
Sedangkan Soobin menurut pada ucapan suaminya untuk segera duduk itu, lalu dia tiba-tiba diberikan sebuah piring yang berisikan kue dan buah disana.
Dia perasaan gak minta makan lho.
"Kakak kok ngasih makan mulu? Aku gak minta padahal."
Yeonjun jadi salah sendiri, iya juga sih, istrinya kan gak minta kue, bentar lagi bakalan di omelin sama istrinya itu, Yeonjun ngalah aja pokoknya, lagian malu sama orang-orang yang sedang berdiri di sekitar mereka.
"Tapi makasih, adek emang masih lapar sih," lanjut Soobin sambil cengegesan membuat Yeonjun jadi lega sendiri, dia kira Soobin akan marah gara-gara dikasih makan mulu.
Soobin mulai memakan kue yang ada dipiringnya sambil menatap kearah Junsoo yang sedang menatapnya dengan bingung.
Mungkin dia bingung, kok mommynya itu kerjaannya makan mulu.
"Junsoo mau?" tawar Soobin sambil menyodorkan kue kepada anaknya itu tapi langsung ditahan sama Yeonjun.
Anaknya masih belum boleh makan begitu, mungkin biskuit sudah bisa mungkin.
Yeonjun menaruh Junsoo dipangkuan Soobin lalu mencari sesuatu di tas yang dibawa sama Soobin itu, dia sedang mencari biskuit anaknya.
Biskuitnya lembut jadi anaknya bisa makan, lagian gigi Junsoo juga sudah ada beberapa yang sudah tumbuh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mate -yeonbin✔
FanfictionSoobin tau kalau keluarganya akan menjodohkan dirinya, tapi gak secepat ini. Yeonjun top! Soobin bott! ps : Marriage life, very fluffy moment, boys love. #1 in Yeonbin || 220320 #1 in Soobin || 151219 #1 in Yeonjun || 160520 #1 in Hueningkai || 1311...
