Aku kayaknya lagi rajin ya, sampai update mulu.
Semoga suka ya, vote dan komen ya semua.
***
Soobin cuma bisa terdiam di ranjang rumah sakit sambil menatap orang-orang yang sedang berkumpul disekitarnya, hei kenapa malah dia yang disayang-sayang begini.
"Eh itu, kenapa kalian gak ke anakku aja?" tanya Soobin yang keheranan mengapa yang datang langsung kearah semuanya.
"Diam, kami lagi bandingin kamu sama anakmu, kok gak mirip sama kamu ya, mirip sama Yeonjun semua," jawab teman Yeonjun membuat Soobin tergelak, dia aja bingung mengapa anaknya gak mirip sama dia sama sekali.
Walaupun Yeonjun bilang matanya mirip Soobin kok, masa cuma matanya doang sih yang mirip?
"Nanti pas anak kedua kami doain, anakmu mirip sama kamu ya," ucap Changbin membuat yang disana mengaminkan, hei boro-boro anak kedua, anak pertama aja dia ngeluarin setengah mati, sampai suaminya bilang, apakah Soobin ada dendam pribadi sama dirinya?
"Iya gak, Jun?" tanya Changbin membuat Yeonjun tidak peduli, dia sedang menggendong anaknya, bagus deh kalau gak ada yang mendekati anaknya, biar dia aja yang puas lihatin anaknya.
Yeonjun cuma menoleh sebentar lalu menatap kearah anaknya lagi, gila tuh orang gak peduli banget.
"Suamimu jadi bucin sama anak sendiri, serem," ucap Changbin membuat seseorang langsung mengeplak kepalanya, ya gak mungkinlah ayah suka sama anak sendiri.
Sebenarnya yang mengeplak itu si Felix, seangkatan sama Soobin, sefakultas tapi beda jurusan, kalau gak salah sih dia ambil jurusan dokter bedah.
Biar bisa ngebedah tubuh pacarnya kenapa cebol begitu, itu alasan Felix masuk ke dalam jurusan dokter bedah.
Eh enggaklah, dia baru aja jadian sama nih cebol.
Soobin kalau gak salah sering ketemu sama Felix pas dia mau prakter di lab.
"Oh iya, selamat ya atas kelahiran anak pertamamu, kenal sama aku gak? Aku Felix, anak kedokteran juga," ucap Felix sambil menggulurkan tangannya ke Soobin yang sedang duduk sambil bersandar di ranjangnya itu.
Soobin mengangguk, "Choi Soobin, aku gak kenal, tapi sering ngelihat kamu dan makasih ya sudah datang menjengguk."
"Iya aku juga sering melihatmu, apalagi kamu paling menonjol disana, mana kamu lagi hamil lagi saat itu, anak kelas dan dosenku aja suka ngomongin kamu, katanya coba aja Soobin jadi istrinya pokoknya banyak deh, sayang banget ya kamunya sudah nikah sama kak Yeonjun," ucap Felix panjang lebar membuat Soobin tertawa kecil.
Sedangkan Yeonjun cuma mendengarkan sambil menghela nafas, beginilah kalau punya istri imut, banyak direbutin.
Tapi mengapa Soobin sejak dulu single ya? Ah iya, Soobinkan pernah bilang buat apa pacaran kalau pada akhirnya dia dijodohin, ok sip berarti istrinya belum pernah dimiliki sama seseorang.
"Gila tuh dosen pedo, suka sama anak kecil," celetuk teman Yeonjun membuat Soobin meringis lalu sebagiannya malah tertawa, dia bukan anak kecil, mengapa orang-orang selalu menganggapnya seperti anak kecil sih.
Malah teman mamanya yang barusan tadi datang aja bilang ke Soobin, kalau Soobin seperti anak 15 tahun.
Lalu ada juga yang bilang masa bayi melahirkan bayi, hei dia gak semuda itu sampai dibandingkan sama bayi.
"Ah iya lupa nanya, kamu gak ada mantan, bin?" tanya salah satu teman Yeonjun, ya karena disini isinya emang teman Yeonjun semua, gantian tadi pagi yang datang teman-teman mama dan bundanya semua.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mate -yeonbin✔
FanfictionSoobin tau kalau keluarganya akan menjodohkan dirinya, tapi gak secepat ini. Yeonjun top! Soobin bott! ps : Marriage life, very fluffy moment, boys love. #1 in Yeonbin || 220320 #1 in Soobin || 151219 #1 in Yeonjun || 160520 #1 in Hueningkai || 1311...
