Hallo, aku update lagi.
Hm, votenya berkurang, pada bosen ya? Yaudahlah.
Semoga suka ya, vote dan komen jangan lupa.
***
Ini mereka berdua gak sadar ya kalau sudah punya anak plus anaknya gak tau dimana sekarang.
"Dek, Junsoo mana?" tanya Yeonjun sambil memberikan botol minuman kearah Soobin yang sedang terlihat membuka handphonenya itu.
"Junsoo siapa?" balas Soobin dengan bingung, Junsoo? Itu siapa?
"Ya anakmu lah dek, anak kita lebih jelasnya, sekarang kemana dia, diakan sama Renjun kan?" tanya Yeonjun lagi membuat Soobin bingung, ah iya anak mereka kemana ya? Perasaan tadi dia titip ke Renjun.
Soobin cepat menulis sesuatu di handphonenya, palingan juga memberi pesan ke Renjun.
"Cih, Junsoo dibawa pulang sama Renjun ke rumahnya katanya mamanya mau ketemu sama Junsoo, dasar penculik anak orang," ucap Soobin sambil menerima uluran tangan Yeonjun yang mengajaknya untuk berdiri dari acara duduk santainya di rumput.
Anaknya bagaikan boneka, dibawa kesana kesini, dulu pas mereka tinggal dengan bundanya sebentar anaknya sudah dibawa kemana-mana aja, dipamerin lebih jelasnya.
Soobin yang mengetahui hal itu cuma menepuk jidatnya, kenapa orang tuanya dan mertuanya gak ada yang bener perasaan, sama-sama tukang pamer.
Untung saja anaknya itu mau saja ikut dengan orang, eh enggak juga sih kalau dia gak pernah ketemu sama orang yang dia lihat, pasti dia akan menangis.
Tapi anaknya sepertinya tipe mudah untuk diculik, eh jangan sampai.
Soobin menggeleng-gelengkan kepalanya dan cuma dilihat oleh Yeonjun yang heran, nih istrinya napa coba.
Mereka berdua berjalan kearah rumah mereka dengan jalan kaki, iya jalan kaki soalnya jaraknya kan dekat.
"Kak, aku mau kerja deh, soalnya aku pengen jadi perawat, sayang tau aku kuliah kalo gak jadi kerja," ucap Soobin tiba-tiba membuat Yeonjun menoleh, dia mah gak akan melarang, lagian saat Soobin tamat nanti anaknya sudah lumayan besar dan tidak apa bilang ditinggal oleh Soobin.
"Kakak bolehin gak? Kalo gak boleh gapapa kok, lagian adek gak mau kerja kalo kakaknya gak ngizinin," tanya Soobin sambil meminta izin dengan mata berbinar terlihat sekali dia ingin.
Yeonjun mengangguk, sudah dibilang dia mah terserah sama Soobin aja, mau kerja, mau rebahan dirumah aja atau gimana terserah.
Soobin mau diam aja dirumah, tetap aja uangnya ngalir ke atm miliknya, santai suaminya kan kaya, keluarganya kaya juga.
Soobin heran, atmnya yang lain kok ada isinya, ternyata orang tuanya yang ngirim, padahal gak perlu lho, suaminya ngasih uang sudah banyak tau.
"Terserah, gak masalah kok, tapi daripada izin ke kakak, lebih baik izin ke mamamu aja atau papamu," jawab Yeonjun membuat Soobin langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.
Soobin sudah tau jawaban dari kedua orang tuanya itu, sudah tau pokoknya.
Bahkan dia sudah bisa membayangkan apa yang akan dibicarakan oleh orang tuanya.
"Lho kenapa?"
"Pasti gak bakalan diizinin, makanya adek minta izin sama kakak aja," jawab Soobin sambil melambaikan tangannya ke anak kecil yang sedang tersenyum kearahnya.
Di sekitar perumahannya ada banyak anak kecil, anak orang-orang di sekitar perumahannya.
Anak-anak kecil disana suka sekali senyum ke Soobin, apalagi melambaikan tangannya ke Soobin dari balik pagar rumahnya, Soobin heran sendiri, kenapa coba? Perasaan dia biasa aja tapi kenapa anak kecil seperti gemas sekali dengannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mate -yeonbin✔
FanfictionSoobin tau kalau keluarganya akan menjodohkan dirinya, tapi gak secepat ini. Yeonjun top! Soobin bott! ps : Marriage life, very fluffy moment, boys love. #1 in Yeonbin || 220320 #1 in Soobin || 151219 #1 in Yeonjun || 160520 #1 in Hueningkai || 1311...
