49. Spoiled.

9.3K 1.2K 237
                                        

Soobin terbangun dan heran mengapa ada selimut yang menyelimutinya, perasaan dia tadi asal tidur aja.

Lalu dia menoleh kearah kirinya dan melihat ada Yeonjun yang sedang bertepuk tangannya lalu dibawahnya ada Junsoo yang sedang tertawa disana.

Dia jadi tau kalau yang memberi selimut itu pasti suaminya.

"Lho? Kakak sudah pulang?" tanya Soobin sambil beranjak dari sofa lalu berjalan kearah Yeonjun dan anaknya.

Lalu meletakkan kepalanya keatas kepala Yeonjun, lalu ketika merasa tidak nyaman dia lalu meletakkan kepalanya di bahu suaminya entah kenapa dia bawaannya pengen meluk suaminya aja.

"Lho, kamu kenapa?" tanya Yeonjun sambil mengelus tangan istrinya yang sedang memeluknya dari belakang itu.

"Mau makan?" tanya Yeonjun lagi dan Soobin tidak menjawab.

Soobin menatap kearah Junsoo yang masih saja tertawa apalagi Soobin memasang muka lucu dari belakang suaminya.

Yeonjun cuma tertawa aja, yaudahlah terserah, lagipula enak lho dipeluk dari belakang begini.

"Kakak tadi belum jawab pertanyaanku, kakak kok bisa pulang cepat? Sekarang aja masih jam 3 sore lho," tanya Soobin sambil menoleh kearah jam yang berada di dekat tv.

Lalu menoleh lagi kearah Yeonjun.

"Emangnya gak boleh? Kakak mau gabung juga tau sama adek dan Junsoo," jawab Yeonjun sambil mengambil botol susu yang terletak disebelah Junsoo, lalu meletakkannya di atas meja masih dengan Soobin yang memeluknya, ini istrinya lagi mode manja atau bagaimana.

Lalu dengan cepat Yeonjun memutarkan tubuhnya lalu menatap kearah Soobin yang sedang cemberut, mengapa suaminya malah berbalik, kan dia jadi malu.

"Lho, mukamu kenapa jadi cemberut gitu, adek lapar? Mau makan? Pasti belum makan siangkan?" tanya Yeonjun yang memang tepat sekali, Soobin lagi tahap dietnya, iya dia masih diet sampai sekarang walaupun sebenarnya gak guna banget.

Untuk apa dia siang gak makan tapi pas malam hari dianya makan?

Pas siang dia gak bakalan ketahuan sama suaminya kalo dia gak makan, kalo malam dia pasti ketahuan kenapa gak makan, makanya dia selalu makan setiap malam.

"Adek gak lagi acara dietkan?" tanya Yeonjun sambil menatap kearah Soobin yang sudah membuang mukanya menatap kearah lain, mampus ketahuan.

Suaminya itu anti sekali kalau istrinya harus diet, buat apa coba? Tubuh Soobin aja sudah kembali seperti semula lagi ya seperti saat mereka baru bertemu.

Hebatkan? Itu Soobinnya pas liburan langsung kerja keras untuk berolahraga lalu mengajak suaminya untuk pergi ngegym juga.

Eh taruhan dia sama Renjun malah gagal dong, walaupun gitu Renjun malah mau kalah, aneh emang sahabatnya itu.

Walaupun badannya kembali seperti semula, pipinya Soobin masih gembul, entah pipinya gak mau balik seperti semula, ya tidak apa-apa sih, Yeonjun suka sekali dengan pipi Soobin yang sekarang.

Enak buat digigit, walaupun Soobin suka risih sendiri, lebih jelasnya geli sih.

"Ah enggak kok, ngapain adek diet," jawab Soobin dengan tenang lalu menatap kearah suaminya sambil tersenyum, semoga gak ketahuan, semoga aja enggak bakalan ketahuan.

Kalau ketahuan bisa mampus dia.

"Tapi kok kakak gak percaya ya? Mukamu aja kelihatan sedang kelaparan gitu, berhenti diet-diet untuk saat ini, sekali lagi ketahuan kakak kalau kamu sedang diet, abis kamu sama kakak!" jawab Yeonjun sambil mengancam Soobin lalu tersenyum aneh.

Mate -yeonbin✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang