027

7.2K 908 38
                                        


Seungwoo menaruh pesanan mereka di meja keduanya, Byungchan memilih spot tempat duduk deket jendela biar kena sinar matahari terus kalo foto nanti pasti hasilnya bagus.

Setidaknya itu yang Byungchan katakan tadi padanya.

"Aku selalu penasaran deh" Byungchan menaikan hasilnya ketika mendengar suara dari Seungwoo yang baru saja memotong cheese cakenya dan menatap Byungchan kemudian.

"Aku udah kenal kamu kisaran dua tahun, walau nggak pernah sekelas sih. Terus jadi deket sama kamu pas sama-sama jadi panitia kemah" Seungwoo tersenyum sebelum melanjutkan omongannya sedangkan Byungchan mencoba menjadi pendengar yang baik.

"Boleh kalo aku bilang aku pengen kenal kamu lebih dalam? Ya seperti makanan apa yang kamu suka dan benci, jenis film apa yang kamu suka? Sejenis itu lah. Hahaha" Seungwoo tertawa nggak tau tiba-tiba kok dia bisa ngomong kaya gitu. Selama ini dia cuma ngomong dia tertarik sama Byungchan, dia jadi pengen lebih kenal dekat dengan Byungchan mengetahui semua tentang sosok di depannya ini termasuk suntikan tadi pagi, tapi dia tidak ingin memaksa biarkan saja Byungchan yang berbicara nanti.

"Aku nggak pilih-pilih masalah makanan kayanya" Ucap Byungchan sambil meminun ice chocolatenya.

"Dan ya, aku lebih suka nonton film yang nggak ada unsur kekerasannya sama sekali, mau dalam film atau drama. Nggak suka lihat kekerasan" sambung Byungchan lagi terus dia gantian natap Seungwoo

"Kamu nggak kaget waktu tau siapa keluarga ku?" Kali ini giliran Byungchan yang bertanya, Seungwoo yang semula lagi minum ice americanonya menatap Byungchan sambil tersenyum.

"Itu juga fakta baru yang aku tau tentang kamu, ternyata semua hal tentang kamu emang selalu menarik ya chan" Byungchan menaikan sebelah halisnya.

"Aku udah memperhatikan kamu dari mos, dan selalu penasaran apa pun yang kamu lakuin, dan bahkan aku sempat cemburu karna kamu lengket banget sama Jinhyuk dan Seungyoun"

"Kaya yang pernah kita omongin sebelumnya, tentang rasa penasaran ku sama kamu. Beberapa minggu ini aku sedikit merenung, mungkin sekarang emang sudah waktunya aku buka hati lagi buat orang lain"

"Ya, dan mungkin orang lain itu kamu chan" Byungchan tersenyum mendengar perkataan Seungwoo barusan.

"Kamu udah beresin semua perasaan yang ada di hati kamu woo? Ya maksud aku, tentang Seungsik" Seungwoo terlihat menghela nafas beratnya.

"Kita udahan sekitar 2 tahun putus, bisa di bilang waktu dia lebih milih sekolah di Jepang, awalnya sepakat buat LDRan tapi karna kesibukan masing-masing akhirnya kita lebih milih putus. Ya walaupun aku masih sayang sama dia" Byungchan mengaduk ice chocolatenya, sambil terus mendengar cerita dari Seungwoo ia tau Seungwoo bakal banyak cerita,

"Tapi rasanya perasaan aku udah beda ke Seungsik sekarang. Aku udah nggak nemuin rasa yang kaya dulu lagi ke Seungsik, dan mungkin aku nemuin rasa itu pas lagi sama kamu" Seungwoo tersenyum terus natap Byungchan yang lagi natap dia juga, pandangan mereka ketemu beberapa detik.

Byungchan menopang dagunya sebentar.

"Kalo gitu,bisa kamu buat aku yakin sama perasaan aku sekarang woo?"

🍑🍑🍑

"Aku nggak tau kalo kamu suka sama drama musikal kaya gini" Byungchan berkata ketika mereka baru saja keluar dari teater drama musikal yang bercerita tentang perjalanan dewa zeus,

"Padahal aku takut kamu nggak suka" sambung Seungwoo, lalu ngelirik jam tangannya jal 5 sore.

"Kamu mau pulang atau kita cari makan dulu?" Tawar Seungwoo dan Byungchan terlihat berpikir.

IPA VS IPS | PDX 101 Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang