Selamat siang, untuk semua orang yang lagi pada gabut 🤣🤣🤣
"Kamu mau beli apa lagi?" Tanya Yuvin begitu dia keluar dari toko buku bersama dengan Yohan, Yohan terlihat berpikir sebentar sambil terus melangkah di tengah keramaian kawasan tengah kota sore ini.
"Kamu tau Naksan Park? Aku pengen kesana. Bole?" Yohan menghentikan langkahnya di depan Yuvin dan menatap Yuvin sebentar, Yuvin tersenyum lalu menganggukan kepalanya.
"Tapi kita cari makan aja dulu, baru ke sana. Atau mau cari makan di daerah sana aja?" Yohan terlihat berpikir sebentar.
"Cari makan aja dulu, sekalian tungguin mataharinya tenggelam dulu" Yuvin lagi-lagi mengangguk kecil dan mengikuti langkah Yohan yang berjalan di depannya, setidaknya biarlah hari ini Yohan yang memilih semua yang dia inginkan.
Yohan mengajak Yuvin untuk makan di salah satu kedai ramen, namun langkah Yohan terhenti sebentar di depan pintu masuk.
"Kenapa?" Tanya Yuvin saat melihat Yohan berdiri di depan pintu, bukannya masuk.
"Kamu nggak papa makan ramen? Menu di sini cuma ramen loh?" Tidak menjawab pertanyaan Yuvin,Yohan malah balik bertanya, karena ia tau kalo Yuvin tidak terlalu suka makan ramen, tidak suka karena tidak terbiasa hanya sesekali saja Yuvin makan-makanan berbau instan seperti itu. Akibat dari pola hidup keluarganya.
Yuvin tersenyum lalu mengangguk. "Aku nggak papa kok, yang penting kamu makan aja dulu" Yohan tersenyum lalu menarik tangan Yuvin supaya masuk ke dalam kedai ramen.
"Ada chiken katsu juga vin, kamu makan ini aja ya" Yuvin melihat ke arah menu yang ditunjuk oleh Yohan lalu mengangguk kepada si manis.
"Kamu besar nanti mau jadi apa?" Pertanyaan itu keluar dari mulut Yuvin ketika mereka sedang menunggu pesanan mereka, Yohan yang mendapatkan pertanyaan itu sempat berpikir sebentar. Lalu menggeleng, dirinya belum menentukan ingin jadi apa atau mengambil jurusan apa sewaktu nanti ia lulus dari sekolah menengah atas, masih belum kepikiran. Yuvin tersenyum dan saat makanan keduanya datang, mereka menjadi fokus makan tampa keluar percakapan di antara keduanya.
🍑🍑🍑
"Wah.. cantik banget vin.." Yohan yang melihat pemandangan malam kota Seoul dari Naksan Park berdecak kagum, pemandangan yang selama ini selalu dia lihat di drama-drama ternyata jika pergi dan melihatnya secara langsung akan terlihat jauh lebih indah dari pada di televisi.
"Iya, kamu cantik" lirih Yuvin sambil memandang wajah Yohan yang masih menunjukan kekagumannya saat melihat pemandangan kota Seoul tersebut.
"Fotoin aku dulu vin, ntar gantian" Yohan segera menyerahkan ponselnya pada Yuvin dan ia segera bersandar pada pagar pembatas, Yohan merentangkan kedua tangannya siap untuk di foto dengan latar belakang gemerlap kota Seoul di malam hari tersebut.
Setelah beberapa kali mengambil gambar dirinya Yohan menghampiri Yuvin lalu menarik tangan Yuvin. "Sini gantian, kamu lagi yang aku foto" Yohan membawa Yuvin ke tempatnya tadi dan Yohan segera mengeluarkan hapenya lagi lalu menyuruh Yuvin untuk bergaya.
"Jangan kaya bapak-bapak mau foto sim dong." Yohan sedikit protes melihat kaya Yuvin yang sangat monoton tersebut.
"Ih.. Yuvin nggak asik banget" Yohan mencibir kembali sambil menunjukan layar ponselnya, menunjukan hasil foto Yuvin "padahal pemandangannya udah bagus, tapi gaya kamu kaya gini" Yohan menunjuk salah satu foto Yuvin yang membuat Yuvin tertawa.
"Aku nggak bisa foto" ucap Yuvin lagi, sejujurnya ia memang tidak terlalu suka berfoto, lihatnya feed IGnya hanya ada satu foto Yohan yang di ambil beberapa minggu lalu dan juga foto cooper kura-kura peliharannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
IPA VS IPS | PDX 101
Fiksi Penggemar[ END ] Kata orang masa paling enak itu masa SMA ya?? bxb produce x 101
