Selamat membaca special chapter dari aku...
👩💻
"Dongpyoo!!! Astagaaa!!!" Seorang anak laki-laki berumur 5 tahun hanya memasang senyum manisnya dengan wajah dan baju yang sudah belepotan dengan cat minyak, entah mengapa anak berumur 5 tahun itu bisa membuka koleksi cat minyak punya pamannya yang tertinggal beberapa hari lalu ketika menjadikan Dongpyo sebagai objek gambarnya untuk pameran museumnya.
"Mommy, sorry..." anak itu mengerjapkan matanya gemes, ini adalah satu cara agar mommynya tidak marah terhadapnya.
"Oke, sekarang pergi ke kamar bangunkan daddy dan pergi mandi, sebentar lagi kita akan pergi" ucap sang Mommy sambil membereskan cat minyak yang sudah tumpah sampai lantai rumahnya.
"Pelgi? umahh jinuu??" Tanya Dongpyo, ketika mendapat balasan anggukan dari sang Mommy Dongpyo berteriak dan segera berlari ke lantai dua, ke kamar kedua orang tuanya untuk membangunkan daddy tercintanya yang masih setia tidur padahal ini pukul 10 pagi.
"Daddy, angun!! Ayoo!! Main di umahh jinuuu.." Dongpyo menaikan badannya ke atas badan sosok yang masih tertidur dengan nyenyaknya.
"Daddy!!! BAngunnn!!!" Teriak Dongpyo sambil melompatin badan sang daddy dan detik berikutnya si daddy membuka matanya, astaga dadanya sakit karena lompatan Dongpyo.
"Pyoo.. sakit!!" Sosok itu bangun sambil mengucek matanya, masih mengantuk dan betapa terkejutnya ketika melihat anak kesayangannya dengan banyak noda merah di pipi dan kaos putihnya.
"Astagaaa!!Dongpyoo kamu kenapa?? Chan!! Tolong!! Ini Dongpyoo berdarah!!"
Mari kita tinggalkan keluarga satu ini dan pindah ke keluarga berikutnya.
🍑🍑🍑
"Mama gi apa??" Seorang anak kecil yang sekitar berumur 4 tahun masih dengan piyama olafnya berjalan ke arah dapur dimana mamanya tengah sibuk memasak. Dan jangan lupakan ditangannya ia membawa boneka olaf.
"Hey, jinuu udah bangun?" Sang mama langsung mengendong anak laki-lakinya di sebelah kiri dan memberikan beberapa kecupan singkat di pipi gembulnya, sedangkan tangan kanannya yang bebas masih mengaduk sup yang ia masak..
"Eungmm..oma ama opa tang ke cini?" Tanya anak laki-laki itu, ketika ia melihat mamanya sedang masak banyak, setau dia kalo mamanya masak banyak berarti oma dan opanya akan datang berkunjung. Sang mama menggeleng lalu menurunkan anak laki-lakinya.
"Hari ini teman-teman jinu datang loh.. mau main sama jinuu"
"Enelan??" Sang mama mengangguk, sedangkan anak laki-laki itu berjingrak kesenangan.
"Seok kamu lihat pangganganya di mana? Aku udah cari di gudang nggak ada?" Sosok pria dewasa yang muncul dengan kaos hitam tampa lengan serta boxer merah dengan rambut yang masih acak-acakan.
"Eh, jinu udah bangun.. sini sama papa" jinu menggeleng kepalanya menolak untuk mendekat pada papanya.
"Ndaa auuu... papa au ketekk!!" Jinu menggeleng dan memegang kaki mamanya..
"Astagaa jinuu, jangan kebanyakan main sama papi Seungyoun dong.."
"Coba kamu cari di gudang atas hyuk, mungkin disana. Oh iyaa.. tolong mandiin Jinwoo sekalian, aku masih belum kelar"
KAMU SEDANG MEMBACA
IPA VS IPS | PDX 101
Fiksi Penggemar[ END ] Kata orang masa paling enak itu masa SMA ya?? bxb produce x 101
