Sekarang mereka bertiga lagi diem sambil natap ke arah empat bocah SMP yang lagi makan deliverian jajjamyeon beserta makanan yang lainnya di atas meja makan Seungyoun. Dari pada membuat rusuh. Jadi mereka memutuskan untuk membawa ke empat bocah ini masuk ke dalam rumah Seungyoun. Kebetulan ayah sama bunda lagi keluar kota.
"Dodo gak suka bawang, nih ambil buat Jinu" Dohyon menyerahkan beberapa bawang dari tansuyuk ke pada mangkok milik Jinwoo. Untuk kesekian kalinya, ketiga anak SMA itu saling melihat.
"Gila.. gue kaya beneran lihat lo berdua makan dah" Byungchan berkata sambil natap dua sobatnya.
"Ini emang beneran ya mereka tuh dari masa depan? Gue jadi penasaran gue di masa depan itu bakal jadi apa? Keren gak ya gue?" Seungyoun berkata sambil tersenyum.
"Ini kok gue bisa nikah sama Wooseok ya? Negur Wooseok ada udah di lempar duluan sama buku osis" Jinhyuk berkomentar, sedangkan Byungchan masih menatap keempat bocah tersebut dengan sesama. Pikirannya seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Chan... lo kan gak pernah deket sama Seungwoo tuh? Kok lu bisa nanti nikah sama dia?" Byungchan noleh pas denger pertanyaan dari Jinhyuk. Byungchan angkat bahunya tidak perduli.
"Ya mana gue tau takun!"
Lalu berjalan menghampiri keempat bocah tersebut.
"Nah adek-adek yang manis baik dan lucu, habis ini kita antar kalian pulang ya.. nanti orang tua kalian nyariin" Byungchan berkata sambil merapikan beberapa sampah di meja makan.
"Gimana mau pulang kalo kalian itu orang tua kami" Dongpyo berkata dengan nada yang agak sedikit kesal sambil membantu merapikan meja makan lalu membawanya ke dapur,Byungchan menatap Dongpyo sesaat belum akhirnya matanya kembali fokus pada anak yang lain.
"Jadi dari kalian ada yang bisa ceritain dengan jelas? Kenapa kalian ada disini?" Hyungjun mengangkat tangannya sebentar.
"Mommy Chan" Byungchan kaget pas di panggil mommy sama anak yang namanya Hyungjun ini, padahalkan setau dia yang anaknya dia itu Dongpyo.
"Jangan kaget, kita semua emang manggil kalian kaya gitu. Karena kalian berteman jadi kami pun juga memanggil kalian layaknya orang tau kami" Byungchan mengangguk kecil.
"Sebelum kami menceritakannya, ujun ingin bertemu dengan mama Yohan dulu" Byungchan memandang ke arah Seungyoun dan Jinhyuk. Masalahnya mereka tidak dekat dengan Yohan dan rasanya akan sangat lucu jika tiba-tiba mendatangi Yohan sambil mengatakan jika anaknya merindukannya.
Bisa dikata gila mereka.
"Tunggu dari pada Yohan, mending Yuvin aja gimana?" Jinhyuk memberi saran dan langsung di setujui oleh keduanya.
Seungyoun menghubungi Yuvin untuk bertanya di mana dirinya berada dan Yuvin berkata bahwa dia sedang ada kelas tambahan di Hongdae, mungkin satu jam lagi selesai.
"Rumahnya masih sama, inget kan waktu dodo nangis-nangis karna mau pindah ke rumah baru" Dohyon lagi cerita sama temen-temennya ketika Seungyoun udah siap-siap, pakai baju sama jaketnya dan tunggu Jinhyuk sama Byungchan ganti baju sekolah mereka. Lagian hari udah mau malam.
"Jadi nanti gue.. eh.. papi sama dodo pindah dari rumah ini ya?" Dohyon mengangguk pas lihat Seungyoun di depan dia terus duduk di sebelah Jinwoo sambil natap Jinwoo.
"Tapi Dohyon beneran anak papi? Bukan Jinwoo?" Dan detik berikutnya Dohyon ngelempar bantal sofa ke arah Seungyoun.
"Dasar bau!! Papi bauu!!!" Dohyon berteriak kelas sedangkan yang lain tertawa hingga Jinhyuk dan Byungchan datang. Mereka memutuskan untuk mengajak ke empat anak SMP ini ke Hongdae sekalian ke temu sama Yuvin.
KAMU SEDANG MEMBACA
IPA VS IPS | PDX 101
Fanfic[ END ] Kata orang masa paling enak itu masa SMA ya?? bxb produce x 101
