Jinhyuk yang lagi main pe es sama Seungyoun kaget waktu Byungchan ngelepar handuk basah ke arah mereka.
"Nih ya.. kan gue udah bilang, kalo habis mandi itu handuknya di jemur.. jangan di simpen sembarangan aja" Byungchan bercacak pinggang menatap ke dua sahabatnya.
"Udah chan.. jangan marah-marah, nanti manisnya hilang.. mending sini duduk disini" Seungyoun menepuk pahanya sambil terkekeh, sedangkan Byungchan menahan emosinya lalu membanting dirinya di sofa kamar Seungyoun.
"Lu nggak kangen sama Sejin apa youn?" Tanya Byungchan, sekarang dia udah duduk di sofa sambil tadi lewat nginjek paha Seungyoun yang di tepuk, buat yang punya paha meringgis sakit.
"Anjirr lah chan... badan doang yang kurus... tenaganya" omel Seungyoun,tapi Byungchan mana peduli.
"Gue lapar... pengen ngemil" ucap Byungchan terus dia ngeluarin hapenya buat balas pesan dari Seungwoo. Byungchan noleh, nggak ada yang respon dari ucapan dia tadi.
"Gue lapar!" Ucap Byungchan dengan nada yang sedikit meninggi dari biasanya.
"Hai lapar gue Seungyoun" Seungyoun menimpalin buat Byungchan jadi gondok,sedangkan Seungyoun cuma terkekeh sambil matanya fokus pada layar tv dan kedua tangannya memengang stik pe es.
"Gue serius kehed!!" Byungchan udah mulai emosi, dia lagi laper sekarang.
"No...no...no...no kamu lapar bukan serius!" Kali ini Jinhyuk yang balas ucapan dari Byungchan, terus dia tatapan-tatapan sama Seungyoun lalu terkekeh pelan, emang paling enak buat Byungchan kesel.
"Oke kalo gitu gue masak sendiri, potong-potong sendiri" Byungchan berdiri dari duduknya buat Jinhyuk sama Seungyoun kaget lalu langsung ngelepas stik pe es di tangan mereka.
"Yeu!! Jangan atuh... nanti lo luka.. beribet..." Seungyoun berkata cepat lalu ngambil kunci mobil yang ada di dekat meja kecil samping tv.
"Beli makan aja yuk.. rame-rame... ada stand food di deket sekolah.." Byungchan tersenyum lalu mengangguk.
"Hari ini giliran Jinhyuk kan yang traktir?"
Oke.. goodbye uang cashnya Jinhyuk.
***
"Menurut loh capek nggak sih kuliah?" Byungchan berkata sambil memakan jamur crispynya, setelah membeli 5 macam jajanan dan masing-masing memengang dua gelas minuman, mereka duduk di salah satu kursi dan meja yang di sediakan oleh panitia stand food.
"Dikata cape sih iyaa... mana dapat dospem yang galak lagi" sambung Jinhyuk, ia memasukan sate cumi-cumi yang ia dapatkan dengan mengantri susah payah.
"Mana galak sama Wooseok?" Seungyoun bertanya dengan memasukan satu bulatan penuh takoyaki ke dalam mulutnya.
"Sama aja sih... tapi wooseok kalo galak jadi lucu.. hehehe"
"Yeu!! Malah ngejamet lagi..." Seungyoun noyor dahi Jinhyuk pakek tusuk sate yang kosong di depannya.
"Lu kapan mau lamar Sejin?" Jinhyuk menyeruput minumannya, lalu memasukan satu takoyaki ke dalam mulutnya sendiri.
"Dia belum siap.. tunggu nanti siap.. lagian gue juga belum sidang"
"Lu mah enak.. tinggal sidang.. lah gue skripsi di tolak mulu"
"Ya lonya sih, judul sama isi beda jauh"
Byungchan masih setia menatap ke dua temannya yang saling adu bacot, sedangkan dirinya masih menguyah pisang coklat yang lagi viral belakangan ini,
"Mending sih, dari pada yang katanya mau ngerjain skripsian bareng taunya kelon bareng" sambung Seungyoun mau nyindir Byungchan, tapi anaknya lagi asik banget sama makanannya sama sekali nggak ngerasa kalo dia disindir.
"Percuma lah lu sindir.. anaknya lagi makan gitu..." ucap Jinhyuk sambil gelengin kepalanya.
"Gue sumpahin budek beneran baru tau rasa" Seungyoun tuh udah sewot, tapi nggak jadi soalnya Byungchan natap dia tajam bener tapi posisinya masih makan makanan dia.
"Eh.. btw gue masih penasaran nih..." Jinhyuk berkata sambil lirik ke Seungyoun sama Byungchan, dari nada bicaranya sih kayanya ini bahan gosip seru banget deh.
"Apaan?" Si biang gosip udah semangat mau denger apa yang bakal di omongin sama Jinhyuk nih ya, padahalkan belum tentu yang di omongi Jinhyuk itu adalah gosip.
Jangan terlalu berharap sama manusia ya youn.
"Jadi gini, kalian masih ingat kan? Pas kita liburan di Jeju, sebelum Yuvin berangkat ke Jerman?" Seungyoun mengangguk kecil,Byungchan mengangguk sekarang perutnya udah kenyang jadi dia bisa fokus buat gosip,gibah atau semacamnya.
"Gue tuh masih penasaran sampe sekarang, serius deh..." Jinhyuk mencondongan dirinya, memperdekat jarak antara ketiganya, soalnya di tempat stand food ini ada live music, jadi agak sedikit bising.
"Hari pertama di jeju, yang kita semua bangun telat.. gue penasaran... serius deh... lu pada ngapain? Bergadang ya?" Seungyoun maupun Byungchan tersedak dengan ludahnya sendiri,
"Nah kan... ayoo ngaku, ngapain kalian" Jinhyuk memincingkan senyumnya menatap Seungyoun dan Byungchan bergantian.
"Jadi emang duluan ya.. hmmmm" Jinhyuk menggaruk dagunya sambil tersenyum senang, tebakannya benar.
"Tapi ya hyuk... dari yang gue denger, gue kan tepat di samping kamar lu tuh.. nah kamar lu tuh kok berisik banget ya hyuk? Kenapa?" Seungyoun ngomong,sambil ngikuti gerakan tangan Jinhyuk tadi yang garuk-garuk di dagunya.
"Ya itu rahasia perusahaan lah" Jinhyuk ketawa ngakak, untung nih ya lagi live music, kalo nggak live music pasti mereka jadi pusat perhatian. Bukan karna wajah mereka yang gantengnya bikin bidadari lupa diri. Tapi karena suara mereka yang gede, besar dan porsi makan mereka yang bisa di makan oleh 7-8 orang,padahal mereka cuma bertiga.
"Idih.. sial.. main kasar loh..." Seungyoun menoyor kepala Jinhyuk," bukan main kasar ya.. itu terlalu... terlalu apa ya??" Jinhyuk terkekeh lagi.
Byungchan diam sebentar lalu kembali makan sisa takoyakinya, "lu juga ya chan? Soalnya besoknya lo langsung demam?" Tanya Seungyoun, kini Jinhyuk dan Seungyoun benar-benar bertatapan, memandang Byungchan yang masih asik mengunyah takoyakinya.
"Nggak kok.." ucap Byungchan setelah dia menelan takoyakinya.
"Nggak salah lagi...hahahaha" Byungchan ketawa tapi dapat tatapan tajam dari kedua temannya.
"Kok lu berani?" Jinhyuk berkata sambil tetap natap tajam Byungchan,
"Siapa yang kasih buku how to be have a sex with blood disorders, ke Seungwoo waktu itu?" Byungchan bertanya dengan nada yang sedikit tajam, menatap ke arah kedua temannya yang hanya pasang senyum manis.
"Iya chan..itu gue yang kasih.. kan mencegah... bagaimana bagusnya proses untuk melakukan itu dengan kondisi lo yang punya riwayat penyakit kelainan darah" Seungyoun berkata sambil menyeruput minumannya.
"Setan!!! Pantes aja..." Byungchan berdecak sebal
"Pantes apaan chan?" Tanya Jinhyuk,
"Pantes kalo main gue di perlakuin lembut banget, selembut sultra...hahahaha"
"Sinting... sinting..."
"Bocah edan... bocah edan...."
Fin.
Lah kaget nggak kalian? Kaget lah..
Wkwwkwkwk
Udah ah...
Sekian dari aku yang terlalu rindu pada book ini.. huhuhu
KAMU SEDANG MEMBACA
IPA VS IPS | PDX 101
Fanfiction[ END ] Kata orang masa paling enak itu masa SMA ya?? bxb produce x 101
