Special Younjin Day

4.5K 565 17
                                        

Seungyoun itu kalo bisa dia lamar Sejin pas udah lulus SMA tapi nggak jadi soalnya pas malam kelulusan dan mereka ngobrol-ngobrol asik di villa keluarganya Seungyoun, Sejin ngomong kalo akhirnya dia tau harus ngelakuin apa pas lulus SMA. Sejin mau ambil kuliah jurusan arsitek, katanya biar bisa membangun rumah tangga yang mapan bersama dengan Seungyoun.

Bohong.

Itu Seungyoun yang ngada-ngada.

Jadi Seungyoun harus tunggu Sejin,lagian dia percaya kalo Sejin adalah jodohnya.

Setelas lulus pun dan sudah jadi arsitek, Seungyoun belum mau ambil keputusan buat nikahin Sejin. Dia mau Sejinnya siap dalam segala hal, dan dia bakalan sabar kok tunggu Sejin. Bahkan di saat Yuvin sama Yohan udah nikah duluan dan kebetulan Seungyoun yang dapat bunga, bunganya masih di simpen kok sama Sejin di lemari khusus yang dia buat. Lemari khusus yang isinya barang-barang dia yang di kasih sama Seungyoun. Memang agak sedikit lebay sih, tapi nggak kok. Intinya Sejin menghargai setiap memberian Seungyoun, karena bagaimana pun Seungyoun adalah orang yang paling berharga bagi dia.

"Kak Younn....."  Sejin menoleh saat Lee Sian adik kecilnya berlari begitu Seungyoun mengetuk pintu rumahnya.

"Hari ini bawa apa?" Sian langsung memeluk kaki Seungyoun ketika Seungyoun baru masuk dan mengusak pelan rambut panjang Sian.

"Hari ini kakak bawa es krim untuk Sian" ucap Seungyoun.

"Udah aku bilang sian lagi nggak boleh makan es krim youn, kamu mau dimarahin sama mama?" Sejin muncul dari arah dapur dan bercacak pinggang,Sian yang melihat sosok kakaknya mau marah langsung bersembunyi di balik punggung Seungyoun.

"Udah lah se, nggak papa sesekali" Sejin berdecak sebal.

"Sian sini" Sejin memanggil Sian dan Sian menggeleng, menolak untuk menghampiri Sejin. Sejin menghela nafasnya.

"Kamu sama kakak dulu sini" Sian memanyunkan bibirnya dan berjalan ke arah Sejin dengan langkah beratnya.

"Nanti kakak janji kasih kamu es krim,sekarang kamu naik dulu ke atas ya, main di kamar" Sian melangkah dengan langkah yang di buat semalas mungkin untuk naik ke kamarnya, Sejin yang ngelihat itu cuma senyum terus nyamperin Seungyoun.

"Ke sini tumben nggak bilang-bilang?" Tanya Sejin lalu ia berjalan ke arah dapur buat ambil minum untuk Seungyoun.

"Mau ngajak kamu ke stand makanan yang ada di sekolah dulu, sekalian kangen sama pak Kangin" Sejin memutar bola matanya malas

"Dulu di jelek-jelekin sekarang di kangenin" Seungyoun cuma ketawa terus nerima air putih dingin dari Sejin.

🦁🦁🦁

Seungyoun dan Sejin berjalan di daerah kawasan Hongdae setelah mereka dari stand makanan di sekolah mereka dulu,

"Kamu masih lapar nggak?" Tanya Seungyoun sambil mengeratkan tautan tangan mereka, Sejin yang lagi asik melihat ke sekitar melihat ke arah Seungyoun.

"Kalo aku nggak, kamu? Pasti masih laparkan?" Seungyoun tersenyum yang ngebuat matanya makin sipit terus mengangguk kecil "emang cuma sejin yang ngertiin seungyoun" habis ngomong gitu kakinya Seungyoun di injak sama Sejin.

"Se, kamu mau ke sana? Kamu inget tempat itu nggak?" Seungyoun menunjuk ke salah satu caffe yang ada di kawasan tersebut, " itu tempat yang waktu kita makan habis pulang dari kamu lomba debat, terus yang kamu nembak aku,terus yang kamu kasih aku jam tangan,terus tempat hari pertama kita jadian,terus-"

IPA VS IPS | PDX 101 Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang