Seungwoo hanya memasang senyum lebarnya di depan Jinhyuk dan Seungyoun yang sedang bercacak pinggang dan memasang wajah galak mereka.
Yang malahan terkesan menjadi wajah bodoh keduanya.
"Bisa jelasin foto ini?" Tanya Jinhyuk sambil memperlihat foto yang sudah dia screenshoot sebelumnya, karena Jinhyuk dengan cepat menghentikan tersebarnya foto tersebut. Untungnya Gookheon punya akses buat menghack akun sosial milik sekolah mereka.
"Ini siapa sih yang ambil fotonya? Lu sengaja fotoin biar jadi koleksi?" Tanya Seungyoun lagi,Byungchan yang duduk di belakang Seungyoun dan Jinhyuk yang lagi berdiri hanya melipat kedua tangannya di dada sambil memperhatikan apa yang akan di lakukan oleh kedua temannya ini.
"Sumpah youn.. aku nggak ada niat buat ambil itu foto.. Wonjin yang ambil waktu dia masuk ke kamar" jawab Seungwoo, memang sialnya Wonjin sempat memfotonya dan akan memberikannya pada ayahnya jika tidak menurutin perintah Wonjin.
"Lo tuh ketua osis woo, lo sendiri yang bakal rugi.. repurtasi lo disekolah bakal jelek.. apalagi foto ini.. erwww.." Jinhyuk kembali menatap foto di hapenya.
"Aduh hyuk.. jangan sok-sok gitu.. lo yang cakar-cakaran aja biasa aja tuh.. setidaknya lo udah jauh di depan sana" Byungchan berunjar lalu melangkah kan kakinya menuju kamar Seungyoun, mau tidur dia capek hari ini.
"Ya udah.. lo pulang aja sekarang woo. Nih gue ada hadiah buat lo" Seungyoun melempar sebuah buku pada Seungwoo, yang sontak membuat Seungwoo membulatkan matanya tidak percaya, karena melihat judul bukunya.
"How to be have a sex with blood disorders"
🍑🍑🍑
Seungyoun dan Jinhyuk masuk ke dalam kamar Seungyoun dan melihat sosok Byungchan yang lagi berbaring di lantai sambil memejamkan matanya,
"Chan" panggil Seungyoun dan dia langsung naik ke kasurnya dan membaringkan dirinya di samping kiri Byungchan.
"Byuungg....." Jinhyuk juga ikutan membaringkan tubuhnya di samping kanan Byungchan, dan sekarang Byungchan ada di tengah-tengah mereka berdua.
"Hmhhh" Byungchan menyaut tapi tidak membuka matanya.
"Sekarang kita udah besar ya? Sudah mengerti apa arti cinta dan lainnya" Jinhyuk bergumam sambil melihat langit-langit kamar milik Seungyoun. Disebelah sana Seungyoun mengangguk dan menjadikan kedua tangannya sebagai bantal,
"Gue selalu penasaran seperti apa kita ke depannya, apa tetep kaya gini atau berubah nantinya" Seungyoun tersenyum membayangkan sudah berapa lama mereka menghabiskan waktu bersama-sama.
"Kayanya gue sekarang udah bisa lepas lo deh chan, lo juga kayanya nggak perlu kita lagi" Jinhyuk berkata yang membuat Byungchan membuka matanya.
"Sekarang bakal ada yang jagain lo chan.. yang bakal ada buat lo sepenuhnya" Byungchan menghela nafasnya,sejujurnya tidak terlalu suka dengan perkataan dari kedua temennya ini.
"Kita nggak bisa jagain lo sepenuhnya lagi chan, karna kita juga harus ngejaga yang lain" Byungchan tersenyum, "kayanya baru kemarin kita sama-sama masuk SMP terus yang lo berdua nangis bombai waktu gue koma gara-gara jatuh dari trampoline Seungyoun, terus kita masuk SMA sama-sama dan di mana Seungyoun dan Jinhyuk sama-sama ngebucin... terus di mana lo berdua pura-pura berantem buat ulta gue.. rasanya kaya mimpi aja.. kalo kita udah sejauh ini sekarang" Byungchan tersenyum, dan menatap Jinhyuk dan Seungyoun secara bergantian.
"Makasih lu berdua udah jagain gue selama 18 tahun lebih, selalu jadi orang pertama yang bakal panik kalo gue kenapa-kenapa.. yang selalu hibur gue waktu gue sedih, apalagi pas gue putus sama Sejun.. makasih karna selalu tegur gue kalo gue salah.. makasih udah mau jadi sahabat gue.. makasih udah mau jadi ayah dari anak-anakku.. hahah"
KAMU SEDANG MEMBACA
IPA VS IPS | PDX 101
Fanfiction[ END ] Kata orang masa paling enak itu masa SMA ya?? bxb produce x 101
