051

6.4K 800 40
                                        

Byungchan menoleh sebentar begitu mendengar pintu kamarnya terbuka dan menampakan sosok Beomgyu yang masih setia dengan piyamanya, dia tersenyum ke arah Byungchan yang lagi rebahan di kasurnya sambil membawa nitendo,padahal ini sudah pukul 11 siang dan Beomgyu masih pakai piyama kalo Byungchan dia udah mandi dari pagi.

"Tumben libur gini dirumah? Biasa lo pergi ke penjuru korea cari makan?" Beomgyu naik ke atas kasur Byungchan dan ikut rebahan di samping Byungchan sambil masih tetap memainkan tinendonya-tinendo yang akhirnya di belikan oleh Beomgyu-.

"Tapi lo udah mandi sama wangi kak?" Sambungnya lagi.

"Mami papi lagi pergi ke luar kota, dan gue nggak mungkin pergi dan ninggalin lo sendirian di rumah" ucap Byungchan sambil mengambil ponselnya di nakas yang ada di samping tempat tidurnya, dan membuka berbagai aplikasi di sana untuk menghilangkan rasa gabutnya.

"Alah, bilang aja kagak ada yang bisa di ajak pergi. Kak Jinhyuk pergi sama kak Wooseok, terus kak Seungyoun pergi sama Kak Sejin. Makannya kak cari pacar tuh yang punya waktu buat lo, bukan waktu buat yang lain" Byunghan mencoba menulikan telingannya dari omongan adik tercintanya.masa bodo.

"Lagian nih ya, biasanya juga gue di tinggal sendiri kok" Byungchan menoleh ke arah Beomgyu lalu bangkit dari posisi rebahannya menjadi duduk dan mengambil boneka pemberian Sejin kemarin dan memangkunya, "lo juga masih pakek piyama jam segini? Biasa udah nongkrong di taman buat lihat Ryujin main basket" Beomgyu menoleh dan menatap kakak tercintanya itu sebal

"Ayo tanding" Beomgyu berkata mengalihkan pembicaraan Byungchan tadi dan malah mengajak Byungchan bertanding, "tanding apa?" Tanya Byungchan dan sekarang Beomgyu yang merubah posisinya dari rebahan menjadi duduk dan menghadap Byungchan serta mengakhiri permainan di nitendonya, " siapa yang kisah cintanya paling menyedihkan?" Byungchan langsung melempar boneka di tangannya dan Beomgyu cuma ketawa-tawa aja.

"Sialan lo" cerca Byungchan namun kemudian dia menatap Beomgyu.

"Game center ajalah gyu..." Beomgyu membulatkan matanya lalu mengangguk senang.

"Gue siap-siap dulu kak"

"Ganti baju aja, kagak usah mandi!!" Teriak Byungchan pas Beomgyu keluar dari kamarnya.

🍑🍑🍑

"Yang itu... bodoh.. bukan itu.. kak chan begoo banget...."

"Sabar elaaahh.. ini tembakannya yang nggak mau..mesin gue macet.. anjayyy..." Byungchan mengerutu dan memukul mesin di depannya dengan kesal, tidak berbeda jauh dengan Byungchan, Beomgyu juga nampak kesal karena mereka kalah.

"Bilang aja sih nggak bisa main" desah Beomgyu kesal dan mendapat toyorkan kecil di jidatnya oleh Byungchan.

"Kak laperr.. pengen makan pasta rasanya.." Beomgyu memanyunkan bibirnya, rasanya cacing di perutnya sudah meronta-ronta ingin di beri makan karena ini sudah siang dan mereka belum makan dari tadi pagi.

"Di ujung jalan sini ada restoran italy yang enak, tapi gue lagi pengen makan masakan china gyu" ucap Byungchan dan menatap Beomgyu.

"Gyuu pengen masakan italy"

"Gue pengen masakan china"

"Italy"

"China"

"Kertas,gunting,batu".

"Yeahh!!!!, ayoo kita makan masakan china"

Byungchan berseru senang ketika ia menang dalam bermain kertas guting batu tersebut, karena di setiap perdebatan kakak beradik ini selalu di selesaikan dengan permainan tersebut. Biar nggak banyak bacot-seperti itu lah kata mami.

IPA VS IPS | PDX 101 Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang