❤ Happy Valentine 2 ❤

3.7K 475 26
                                        

Seungyoun ngeberhentiin motor scoppy di parkiran cafe milik dia sama Sejin, hari ini dia mau dinner romantis sama Sejin ala-ala anak hits gitu, tapi Sejinnya lagi sibuk di cafe karna di cafe ada promo special valentine dan juga satu karyawannya nggak masuk karena sakit, jadi mau nggak mau Sejin harus ikut turun tangan.

Dan Seungyoun bisa tau, jika promo yang sempat ia perdebatkan dengan Sejin akan berjalan lancar seperti ini, lihatnya ramainya caffe mereka. Emang nggak salah ya youn, pilih Sejin sebagai calon mendamping hidup.

"Jadi kesini? Aku pikir bakal nonton pertandingan basket?" Sejin berkata waktu lihat Seungyoun berdiri di counter kasir, sambil ngelirik beberapa cake di etalase samping kasir.

"Ya masa lihat masa depan berjuang sendiri, akunya malah goleran di kasur.. nggak etis banget, nanti yang ada aku dibully lagi.. cukup spinx dan piramid aja.." Seungyoun ketawa yang buat Sejin ikut ketawa juga.

Sejin dari counter kasir melihat ke arah Seungyoun yang lagi mondar mandir  nganterin pesanan ke meja-meja sekaligus berbincang-bincang dengan orang yang disana, mengreview setiap pembeli. Tanpa sadar Sejin tersenyum melihat bagaimana Seungyoun berbincang-bincang dengan pelangan.

"Kak Sejin, meja nomor 10 ada sedikit masalah" Sejin menoleh ketika salah satu pegawainya menghampirinya dan mengatakan jika di meja nomor 10 ada sedikit masalah.

Mengenai salah pesanan.

Dan ketika Sejin akan beranjak dari tempatnya, Seungyoun sudah lebih dulu berada di sana, bertanya tentang kendala mereka dan memberikan solusi yang terbaik.

Seungyoun berjalan ke arah meja Sejin, "berikan mereka menu special kombo 2, dan segelas ice lemon tea sebagai perminta maaf" Seungyoun berkata pada Sejin yang membuat Sejin menaikan sebelah halisnya.

"Ini murni kesalahan dari pihak kita, jadi dari pada masalahnya panjang dan nanti dia viralnya tentang cafe kita? Lebih baik selesaikan dengan cepat" Sejin tersenyum lalu mengangguk kecil.

Pukul 22.00

Sejin berjalan ke lantai dua, dimana di sana ada ruangan khusus untuk dia dan Seungyoun yang biasa memantau atau sedang bekerja disini untuk istirahat dan bisa juga jadi tempat kumpul bersama teman-temannya. Pukul 21.00 tadi Seungyoun meminta ijin ke Sejin buat pergi istirahat, soalnya badannya pegel-pegel. Maklum udah lama nggak bantuin, sekali bantuin udah hampir 5 jam berdiri terus nggak duduk.

Sejin membuka pintu ruangan yang tidak terkunci dengan satu gelas coklat panas dan juga satu cake red velvet, melihat Seungyoun yang tertidur di sofa panjang dengan tangan yang menutupi wajah tampannya. Sejin meletakan bawaannya di meja depan sofa lalu duduk di pinggiran sofa,sambil menurunkan lengan Seungyoun yang menutup wajahnya, tidak ada pergerakan dari Seungyoun ketika Sejin meraih tangannya yang tandanya Seungyoun benar-benar kelelahan hari ini. Sejin tersenyum lalu mengambil tissu untuk mengelap keringat yang ada di sekitar wajah Seungyoun, walaupun ruangan ini ber ac, tapi tetap saja Seungyoun mengeluarkan keringat.

Setelah mengelap keringan Seungyoun dan menyisir anakan rambut Seungyoun, Sejin memutuskan untuk turun ke bawah, untuk mengecek closing cafe sebelum nanti ia kembali untuk membangunkan Seungyoun, namun ketika ia hendak pergi tangannya di tahan oleh Seungyoun, Sejin menoleh dan Seungyoun belum membuka matanya tapi sudah menarik tangan Sejin, membawanya lebih dekat dan langsung memeluk pinggang kecil Sejin dan meletakan kepalanya di paha Sejin.

"Capek banget aku.. rencananya mau romantic dinner sama kamu" Seungyoun berkata dengan mata yang masih tertutup dan tangan yang melingkar di pinggang Sejin, sedangkan Sejin terkekeh pelan sambil mengelus kepala Seungyoun.

"Itu aku buatin coklat panas sama bawa cake kesukaan kamu.. dari tadi kamu belum makan kan?" Seungyoun menggeleng pelan, masih dengan mata yang tertutup.

"Nggak selera, maunya peluk kamu aja" ucapnya lagi.

"Ya nggak bisa gitu dong youn.. kamu harus isi perut kamu dulu.... nanti kalo kamu sakit berabe jadinya... mana bentar lagi mau sidang kan?" Seungyoun membuka matanya menatap paras Sejin dari bawah sini, sungguh indahnya ciptaan Tuhan.

"Suapin boleh? Tapi aku lagi pengen makanan yang berat" Seungyoun berkata sambil menatap sayu mata Sejin, Sejin menghela nafasnya.

"Tapi ini kamu minum sama makan dulu ya?" Sejin mengelus pelan pipi Seungyoun,sedangkan yang di elus menutup matanya, merasakan hangatnya tangan Sejin.

"Nggak mau!!" Tolak Seungyoun cepat tapi langsung dapat tatapan tajam dari Sejin.

"Aku buatin special buat kamu.." sambung Sejin lagi dan Seungyoun langsung bangkit dari posisinya, Sejin menatap Seungyoun terus ambil gelas coklat panasnya.

"Itu special buat kamu. Happy Valentine, walaupun kita gak bisa dinner atau pergi berdua setidaknya kita masih bisa ngerayain hari kasih sayang ini" Seungyoun lagi-lagi tersenyum,

"Makasih ya.. happy valantine" Seungyoun nyuri satu kecupan di bibir Sejin, lalu minum coklat panasnya.

***

"Menurut kamu? Cafenya Sejin lagi ada promo.. jadi kayanya aku ngajak Hangyul deh" Yohan mengambil posisi berbaring di kasurnya terletang, dengan mata yang menatap langit-langit, tangan kanannya memengang ponsel yang ia tempelkan pada telinga kanannya.

"Masa kamu mau nikung sahabatmu sendiri? Jangan pergi sama Hangyul..." Yohan terkekeh pelan mendengar bagaimana nada panik dari Yuvin di sebrang sana.

"Jadi mau pergi sama siapa? Aku sendirian.. yang lain pasti udah pergi sama pacar mereka.. nah yang ngangur kan Hangyul tuh karna Sihoonnya lagi keluar kota"

"Nggak Yohan.. udah di rumah aja.. nggak usah valentine valentine nan kamu bukan rossi"

"Ya udah kalo gitu aku pergi sama Kookheon.. dia jomblo juga.."

"Nggak boleh Yohan.. jangan pergi.. diem di rumah aja... aku video call sekarang!!" Selang lima menit, panggilan Yuvin berganti menjadi video call, menampakan sosok yang begitu Yohan rindukan.

"Kok masih rebahan?" Tanya Yuvin dan Yohan hanya balas dengan senyuman.

"Ya kan kamu bilang jangan pergi.. jadi aku masih rebahan aja" Yuvin di ujung sana tersenyum.

"Good good.. anak baik..."

Yohan berdecak sebal,

"Yuvin kangen" rengkek Yohan dan Yuvin kembali terkekeh.

"Kapan sidang?" Tanya Yuvin dan Yohan terlihat berpikir sebentar.

"Dua minggu lagi, kayanya.. doain aja" Yuvin mengangguk kecil.

"Jadi dua minggu lagi aku lamar kamu ya..."

"Hah!?"

"Udah jangan kaya keong!!! Dua minggu lagi aku lamar.. hahha.. ya udah sana tidur.. happy valantine mama Hyungjun"

"Hyungjun siapa sih anjirrr...."

"Anak kita nanti lah.." Yohan memutar bola matanya malas lalu menutup panggilan Yuvin sepihak.

"Happy Valentine too" ucapnya sebelum ia memilih untuk tidur saja.

"Happy Valentine too" ucapnya sebelum ia memilih untuk tidur saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kangen logo di atas nggak?
⬆️⬆️⬆️⬆️

Awokwokwokwok


Meet our ig yukk
Choinajong

IPA VS IPS | PDX 101 Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang