070/END

8.3K 786 89
                                        

Byungchan membuka pintu kamarnya setelah ia selesai mengobrol dengan Wooseok,Sejin dan juga Yohan. Pokoknya kalau sudah anak gadis ngumpul semua di gibahin,dari hal yang penting sampai yang nggak penting pun mereka gibahin. Sampe-sampe lupa waktu kalo udah jam 1 malem, untung Seungyoun keluar kamar mau ambil minum dan ngelihat keempat anak gadisnya lagi cerita-cerita sambil ketawa-tawa, nggak tau apa yang mereka omongin tapi kok kayanya seru gitu, jadi Seungyoun mau gabung. Baru duduk tapi udah di sembur sama Sejin. Seungyoun tuh nggak bisa di giniin, dan akhirnya dia milih buat pergi ke kamar sambil ngasih kode ke Sejin buat ke kamar juga.

Byungchan menoleh dan belum menemukan Seungwoo, tapi dia denger suara keran air yang baru di matiin lalu nggak lama Seungwoo muncul cuma pakek bath robes yang nutupi badannya tapi bagian lehernya kebuka lebar yang ngebuat tato di dadanya kelihatan sedikit. Di tambah rambutnya yang bahas sehabis keramas.

"Kamu mandi jam segini?" Tanya Byungchan pas Seungwoo udah noleh ke arahnya terus angguk kecil, "tadi sore nggak sempat mandi karna tidur, terus tadi terlalu asik ngobrol sama yang lain jadi nggak sempat mandi" Seungwoo duduk di kursi kecil yang ada di dalam kamar mereka, terus Byungchan nyamperin ke arah Seungwoo dan langsung meluk leher Seungwoo dari belakang yang ngebuat Seungwoo terkejut, padahal dia mau ngeringin rambutnya.

"Kamu kenapa hm?" Tanya Seungwoo dia ngelus pelan lengan Byungchan yang lagi ngelingkar di tangannya. "Nggak tau tiba-tiba pengen meluk kamu" jawab Byungchan terus dia ngedusel di leher Seungwoo sambil sesekali menghirup wangi tubuh Seungwoo.

"Tumben banget si chan, sini.." Seungwoo narik tubuh Byungchan buat duduk di pangkuannya, Byungchannya ketawa aja sambil pengangi pipi Seungwoo, "kamu punya tatto? Kok nggak pernah cerita?" Tangan Byungchan terulur buat buka sedikit bath robes yang di pakek Seungwoo, terus dia pegang tatto Seungwoo. Soalnya Byungchan baru tau kalo Seungwoo punya tatto.

"Nanti ceritanya tunggu kamu lihat sendiri" sambung Seungwoo terus dia pegang pipi Byungchan lagi, terus nyium pipi Byungchan tepat di lesung pipinya. "Mau gigit tapi nggak bisa" Ucap Seungwoo yang buat Byungchan  terkekeh pelan, lalu tampa di duga Byungchan gigit lesung pipi yang ada di pipi Seungwoo buat Seungwoo melotot.

"Aku juga gemess..hahaha" Seungwoo natap Byungchan tajam, sedangkan Byungchannya masih ketawa-tawa di atas pangkuan Seungwoo. "Woo kok malem ini kamu kelihatan lebih seksi?" Ucap Byungchan tangan Byungchan terulur di depan dada Seungwoo dan beberapa kali menyentuh dada bidang Seungwoo, tangannya bermain di atas permukaan kulit tubuh Seungwoo.

"Chan.. siapa yang ngajarin kamu?" Seungwoo menyipitkan matanya dan tangannya langsung menghentikan tangan Byungchan waktu Byungchan mau buka tali bath robes yang dia pakek. Byungchan terkekeh pelan lalu mencium sekilas bibir Seungwoo. "Nggak ada sih, tapi aku belajar sama kamu" ucap Byungchan terus kembali cium Seungwoo, tapi kali ini di leher Seungwoo. Seungwoo menghela nafasnya pelan lalu menatap Byungchan, "kamu sengaja ya? Mau mancing aku?" Byungchan terkekeh lalu berdiri dari pangkuan Seungwoo dan berjalan menuju kasur.

"Nggak kok, kan aku udah bilang cuma kangen sama kamu" sambung Byungchan terus dia nyibak selimutnya buat tidur, Seungwoo mengacak rambutnya frustasi. Dia harus tahan, nggak boleh sampe kelepasan. Byungchan ngelihat Seungwoo yang frustasi cuma terkekeh pelan. Seungwoo jalan ke arah Byungchan dan duduk di pinggir ranjang, dia natap wajah Byungchan lama Byungchannya juga sama natap wajahnya Seungwoo lama, hingga akhirnya Seungwoo menundukan kepalanya untuk mencium Byungchan dan mengubah posisinya menjadi berada di atas Byungchan dan mengukung tubuh Byungchan, tampa melepaskan tautan mereka yang menjadi semakin liar, tangan Byungchan berahli menelusurin tubuh Seungwoo dan membuka tali bath robes yang di gunakan Seungwoo, sedangkan salah satu tangan Seungwoo mulai bergerak untuk membuka satu persatu kancing piyama yang Byungchan kenakan dan tangan lainnya masih digunakan untuk menopang berat tubuhnya.

IPA VS IPS | PDX 101 Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang