Beberapa orang terlihat memperhatikan sebuah presentasi yang tengah menjelaskan tentang rencana marketing yang baru dan menjelaskan hasil peluang pasar maupun keuntungan yang akan terjadi di Jade Industry jika rencana ini berhasil terealisasikan.
Sesekali, Ji Yeon tersenyum puas dan bangga dengan para karyawan yang mau berusaha keras berjuang untuk memajukan Jade Industry bersama-sama. Ji Yeon juga beberapa kali bertanya tentang masukan dan kritikan apa saja yang sering disampaikan oleh para konsumen sehingga untuk kedepannya perusahaan akan segera menindaklanjuti hal tersebut agar konsumen semakin puas dengan pelayanan terbaik.
Berbeda dengan Ra In yang hanya menatap tab dihadapannya tanpa minat sama sekali. Tak mendapat respon apapun dari atasan mereka yang sepertinya pikirannya tengah penuh dengan berbagai masalah, Kim Jun Hyung, sang marketing manager yang dimiliki Jade Industry.
"Untuk perekrutan karyawan baru di perusahaan kita yang ada di Tokyo?" tanya Ji Yeon sambil menatap ke arah personnel manager, Jang Eun Soo.
"Hari ini mereka yang berhasil masuk setelah melakukan berbagai tes serta wawancara sudah mulai melakukan pelatihan," jawab Eun Soo yang membuat Ji Yeon lagi-lagi tersenyum puas. Setidaknya, ada orang-orang ini yang amat sangat membantu pekerjaannya.
Tatapan Ji Yeon kini beralih ke arah Ra In yang masih bertingkah sama sejak dua hari yang lalu. Penolakan tegas dari laki-laki incarannya benar-benar menimbulkan efek yang luar biasa untuk Ra In. Ji Yeon mulai berpikir, sebenarnya seberapa jauh Ra In menyukai laki-laki biasa bernama Cho Kyuhyun itu.
"Kalau begitu, meeting hari ini sampai di sini saja. Kalian bisa merangkum beberapa poin penting dari hasil presentasi hari ini dan bisa langsung kalian kirim ke email saya," putus Ji Yeon saat melihat pandangan semua orang yang terlihat takut-takut ke arah petingginya yang mereka yakini tengah berpikir keras. Petingginya itu tidak henti-hentinya mengetukkan jari telunjuknya di atas meja dengan dahi yang beberapa kali terlihat mengkerut.
Tak membutuhkan waktu lama mereka semua segera membereskan berkas-berkas yang mereka bawa dan membungkuk hormat pada Ra In dan Ji Yeon meskipun mereka yakin Ra In tidaklah memperhatikan mereka. Setelah semua orang keluar dari meeting room, Ji Yeon kembali menatap ke arah Ra In dan menghela napas panjang.
"Ra In-ah, kau akan terus seperti ini? Sebenarnya kau sedang memikirkan apa?" Ji Yeon mulai jengah dengan sikap Ra In. Ra In menghentikan ketukan jarinya dan melirik penuh kebulatan tekad kepada Ji Yeon.
"Eonni, aku tidak punya pilihan lain. Kali ini aku harus menggunakan uangku,"
"Apa? Apa yang kau rencanakan sebenarnya!!"
***
Jam istirahat dilakukan secara bergantian dengan pegawai lain di cafe mengingat hari ini pengunjung yang datang sangatlah ramai. Hal ini sangat menguntungkan bagi para pegawai cafe karena secara otomatis gaji mereka akan bertambah banyak mengingat keramaian yang terjadi.
"Kyuhyun-ah,"
Panggil seorang pria yang sudah berusia 40-an tahun itu. Dia, Kang Jae Han, atasannya. Kyuhyun yang saat itu hendak melangkah ke arah gudang langsung terhenti dan segera mendekati atasannya itu.
"Ikuti aku," ucap Jae Han sambil berlalu masuk ke ruangannya. Kyuhyun mengikutinya tanpa bertanya apapun pada atasannya.
"Duduklah, ada yang ingin aku bicarakan," Jae Han mempersilahkan Kyuhyun untuk duduk sementara dirinya tengah mengambil sesuatu dari balik mejanya. Dengan napas berat, pria itu pun mendekati Kyuhyun dan duduk di hadapannya sambil menyerahkan sebuah amplop coklat ke hadapan Kyuhyun.

KAMU SEDANG MEMBACA
To Let You Go (END)
FanfictionJung Ra In Cho Kyuhyun 25 September 2019 (Start) - 9 September 2020 (End)