Adriella berada diruang tamu villanya, ia sedang menahan agar tidak memakai sinte. Ini sudah seminggu ia beserta bi Imah, dan Nicholas berada di villanya. Sudah beberapa minggu, ia tidak memakai sinte karena niatnya yang benar-benar ingin berubah. Namun, hari ini entah mengapa ia ingin sekali menggunakan sinte itu, tubuhnya membutuhkan asap dari sinte tersebut. Ah, Adriella tidak bisa menahannya. Ia berdiri dari sofa, hendak membawa langkahnya keluar dari villa ini. Ia harus membeli sinte sekarang juga, Adriella benar-benar seperti orang gila saat ini.
Pergelangan tangan Adriella ditahan, saat ia hendak membuka handle pintu. Adriella menatap Nicholas dengan kesal "Jangan halangin gue!"
Nicholas mengerutkan keningnya, ia benar-benar tidak mengerti dengan Adriella. Pasalnya selama hampir beberapa minggu ini, Adriella menujukkan sikap baiknya bahkan gadis itu sangat jarang berkata ketus lagi.
"Mau kemana?" Nicholas enggan melepaskan tangannya dari Adriella, entah mengapa ia begitu yakin bahwa Adriella ingin membeli barang haram itu.
Adriella kini menghadap kearah Nicholas, tatapan kesalnya kini berubah menjadi tatapan tak berdaya "Nic, gue ngga bisa. Gue butuh barang itu."
Nicholas menghembuskan napasnya, menangkup wajah Adriella dengan begitu lembut. Ia melihat Adriella lalu tersenyum "Pasti bisa, El. Sekarang kamu harus lawan rasa itu, kalau kamu terus-terusan nurutin kemauan kamu. Kapan kamu mau berubah?"
Adriella menggelengkan kepala, ia tidak bisa, ia membutuhkan barang itu sekarang. Ia benar-benar ingin mati jika tidak menggunakan barang tersebut, berlebihan mungkin. Tapi, itulah yang dirasakan Adriella. Gadis itu sungguh sangat tersiksa.
Nicholas menjauhkan tangannya dari wajah Adriella, ia membawa gadis itu duduk di sofa ruang tamu. Lalu menggenggam tangan Adriella begitu kuat, menandakan bahwa pria itu sedang memberikan semangat pada Adriella untuk melawan tidak memakai barang tersebut.
Lima belas menit, duduk disamping Nicholas beserta dengan genggaman pria itu membuat Adriella mengeluarkan keringat dinginnya, ia mengeluarkan keringat karena tidak memakai barang tersebut. Adriella menggigit bibir bawahnya, rasanya begitu sangat gelisah. Nicholas, pria itu melihat Adriella dan mulai menghapus peluh keringat Adriella yang membahasi wajah gadis itu. Nicholas merasa kasihan kepada Adriella, terlihat sekali bahwa gadis itu sungguh sangat tersiksa. Apa Nicholas keterlaluan? Jawabannya adalah tidak, ia berbuat seperti ini agar Adriella tidak terus-menerus tergantung dengan obat-obatan haram tersebut.
"Kamu pasti bisa, El! Ayo kita lawan bareng-bareng rasa kamu pengen pake sinte, saya yakin kamu bisa hadapi hal ini. Kamu gadis hebat." Dorongan itu selalu saja Nicholas berikan untuk Adriella.
Adriella sendiri hanya terdiam, ia masih mengigit bibirnya. Air matanya mulai mengalir, rasanya begitu sulit disaat menginginkan sinte namun dilarang seperti ini. Adriella sebenarnya bisa saja membentak Nicholas, dan memakai sinte itu. Namun, ia tidak ingin karena jauh dalam lubuk hatinya ia benar-benar ingin berubah.
Perubahan yang akan membawanya pada rintangan, rintangan awal yang sangat menyiksa Adriella. Ia pernah melihat di film barat, ketika seorang pemakai berniat bertobat begitu banyak rintangan yang dilewati, salah satu contohnya adalah berkeringat dingin, muntah-muntah atau hal lainnya. Itulah resiko yang harus ia jalanin, ia sendiri merasa kesulitan dan kelimpungan untuk peperangan seperti ini. Peperangan melawan sinte, ia lebih baik berperang dengan temannya daripada harus seperti ini.
"Nic, gue mau barang itu, tapi gue sadar bahwa barang itu ngga berarti buat gue. Gue pasti bisa lewati ini semua." Ujar Adriella.
Nicholas menganggukkan kepalanya, ia bahkan kini membawa kepala Adriella kedalam pelukannya "Semua pasti baik-baik aja, El! Kamu bisa mukul saya kalau kamu bener-bener merasa tersiksa, saya selalu ada disamping kamu."
KAMU SEDANG MEMBACA
BUKTI [THE END]
RomanceBukti yang akan membuktikan segalanya, membuktikan bahwa sebuah perjuangan tidak akan sia-sia, sebuah perjuangan yang membuahkan hasil yang baik. Walaupun, Nicholas tahu sangat sulit mengubah seorang gadis menjadi pribadi yang lebih baik, seorang...
![BUKTI [THE END]](https://img.wattpad.com/cover/134621921-64-k439948.jpg)