19

1K 134 0
                                        

Selama diperjalanan menuju hutan laut karena Luffy sudah tidak bisa dilarang lagi ditambah Shirahoshi pun sangat menginginkannya, Akara memang tak bisa berbuat banyak selain membantu untuk melindungi mereka dalam diam, banyak masalah yang datang sampai pertarungan sengit antara Decken dan Luffy di tanah lapang ketika mereka berdua tengah diikat karena disangka pelaku penculikan atas Shirahoshi.

Setelah pertarungan selesai, ditambah Akara juga melepaskan ikatan hanya dengan menggerakkan jari telunjuknya dan membuat ikatannya serta ikatan Luffy terpotong detik itu juga. Sesaat sebelum melanjutkan perjalanan setelah bertemu Chopper serta Sanji, mereka dikagetkan oleh keadaan Hachi yang terluka parah dari bawah laut di pulau ini yang baru saja naik ke permukaan, membuat semuanya panik.

"Luffy, bawa Hachi bersama kita. Dan Hachi, aku akan memperkenalkan diriku dengan benar nanti, sekarang tak ada waktu karena lukamu parah sekali. Selama di perjalanan biarkan Chopper merawatmu."

Lelaki gurita itu hanya mengangguk pasrah, mereka berangkat ditengah keadaan masyarakat yang masih mempertanyakan keadaan Shirahoshi dengan cemas dan marah disaat yang bersamaan, namun melihat gadis itu membela mereka dan meyakinkan masyarakat bahwa ia baik-baik saja, kemarahan yang ada mulai mereda sekaligus semuanya mulai semakin menjauh dari kerumunan.

Gadis itu mulai meradang, keadaan mulai parah hanya dalam waktu sehari saja sesuai dugaannya ketika ia bertemu dengan Madam Sharly tadi, melihat sang adik yang terlihat tengah menahan amarahnya, lelaki itu menegurnya.

"Akara?"

Teguran sang kakak membuatnya menoleh sembari mengangkat alis yang menandakan ia bertanya kenapa.

"Ada yang aneh?"

Gadis itu mengangguk.

"Akan aku diskusikan bersama yang lain setibanya kita dihutan laut, kurasa Franky ada disana untuk mencari Sunny Go. Sanji juga masih begitu keadaannya jadi tidak memungkinkan juga untuk kita berdiskusi sekarang." ucapnya sembari menunjuk sang koki yang pingsan sesaat karena masih tahap rehabilitasi nya.

***

Setiba di hutan laut, mereka merasa takjub dengan apa yang mereka lihat, Akara merasa matanya berbinar saat ini ditambah mereka juga ketemu dengan Franky serta sang paman, lalu ada Nami dan juga Chaimie yang sudah berada disana terlebih dahulu.

Mereka heboh satu sama lain sampai akhirnya muncul seseorang yang sangat familiar yang menegur Luffy.

"Lama tak berjumpa, Luffy-kun."

Mendengar itu, semua menoleh ke arah sumber suara, Luffy pun nampak girang.

"Jimbei!"

Yup, sosok itu adalah Jimbei sang Ksatria Laut yang dibicarakan sang kakak ketika mereka masih menemui teman-teman Chaimie tadi, sosok yang membantu Luffy untuk kabur dari medan peperangan waktu itu sejak proses penyelamatan Ace dimulai. Akara yang melihatnya tau jika Jimbei adalah orang yang sangat baik, biarpun dimasa lalu ia sempat memerintahkan seseorang yang membuat salah satu kru Topi Jerami ini mengalami trauma hebat.

Setelah bercengkrama beberapa saat dan keterkejutan Jimbei karena keberadaan Shirahoshi yang sudah berada disana akibat ulah Luffy yang seenak tepok jidat seperti biasanya, pandangan lelaki itu kemudian tertuju ke arah Akara yang hanya diam sejak tadi tanpa berbicara satu patah katapun dan hanya mengikuti alur pembicaraan. Merasa diperhatikan, Akara tersenyum simpul, tetap tak mau berbicara karena dia sedang berjaga-jaga saja.

Lelaki itu menegurnya tenang sembari bertanya ke sang kakak.

"Halo, anak muda. Apa dia anggota barumu, Luffy-kun? Dia rookie baru sejak setahun yang lalu karena beritanya sudah menyebar kemana-mana."

Akara's Journey [One Piece x Original Char]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang