Prichilla Ashkilla Sander, putri bungsu dari keluarga Sanders yang biasa dipanggil Chilla. Chilla memiliki kakak laki-laki yang bernama Sean Satria Sanders, nama panggilannya Sean.
Chilla merupakan perempuan manis, cantik, imut, periang, dan telah m...
Siang yang telah berubah menjadi petang, membuat Zayn memutuskan untuk pulang. Dan Zayn juga mau cepat-cepat untuk membuka handphone-nya, takut Chilla telah menelfon balik.
Zayn dan Bella telah sampai dikediaman Zayn karena mobil Bella yang terparkir dihalaman rumah Zayn. Bella mengucapkan terimakasih lalu beranjak pulang dengan alasan sekarang telah terlalu sore. Zayn menyetujui nya lalu beranjak pergi menuju kamarnya.
Zayn mulai melihat panggilan masuk diponselnya dan benar ada beberapa panggilan dari Chilla yang tak terjawab, tetapi anehnya kenapa ada satu panggilan dari Chilla yang diangkat dan berdurasi 10 menit.
''MAA! MAMA TADI NGAKAT TELFON DI HP ABANG YA?'' teriak Zayn dengan embel-embelan 'abang'.
Ya, Zayn dirumah dipanggil abang karena Zayn merupakan anak sulung dan sampai sekarang tetap dipanggil 'abang'. Tak sedikit yang mengejek Zayn terutama sahabat-sahabat ketika mendengar Zayn berbicara dengan keluarganya dengan embelan 'abang'.
''Iya sayang, tadi handphone kamu bunyi terus makanya mama angkat. Terus mama bilang deh kamu pergi keluar sama cewek tadi,'' sahut mama Zayn yang telah berada di ambang pintu.
''Hah? Yang bener aja ma,'' ucap Zayn terlonjak kaget
Mama Zayn hanya tersenyum manis dan menutup pintu kamar Zayn kembali. Zayn berpikir keras, bagaimana kalau sampai-sampai Chilla salah paham kepadanya, seharusnya ia tak mengajak Bella jalan. Zayn mengutuk dirinya sendiri. Dan memilih untuk mengechat Chilla.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tak berselang lama Chilla pun membalasnya, Zayn tersenyum tipis lalu pergi menuju kamar mandi.
Sementara itu, Chilla sekarang sedang berada dikamar sembari duduk dan memakan cemilan-cemilan miliknya. Chilla berusaha untuk berpikir, Zayn sedang marah dengannya atau tidak. Chilla mencoba berpikir jernih.
Chilla merasa bosan berada di kamarnya sedari tadi, ia memilih turun menuju lantai bawah. Tetapi seperti ada yang janggal, kenapa rumah ini begitu sepi kemana Sean. Chilla menge-cek di dapur, meja makan, ruang keluarga, ruang tamu, kamar Sean, dan mencari Sean di semua sudut tetapi hasil yang didapat nihil. Sean tak ada dirumah, kebiasaan buruk Sean yang tak pernah hilang, yaitu ketika berpergian jarang sekali memberitahu Chilla membuat sang adik khawatir.
Chilla memilih menghidupkan tv dan duduk di sofa sembari memakan cemilan yang ia bawa dari kamar.
''Hai,'' sapa seseorang
''Halah lo setan, lo pikir gue kaget?'' ucap Chilla tak mempedulikan sekitarnya, pandangannya tetap fokus menghadap tv.
Tak selang beberapa lama, pundak Chilla disentuh oleh tangan seseorang. Chilla menoleh ke kanan, tak terdapat siapapun. Chilla mulai merasa takut ia memeluk kakinya dan menenggelamkan sebagian wajahnya.