Chapter 30

844 72 21
                                        

Chilla dan Sean baru saja pulang dari mall. Sean membawa rasa dengkol yang amat mendalam kepada Chilla, bagaimana tidak Chilla selalu ingin shopping-shopping saja sekarang. Arghh! Sean menyesal sudah menyuruh Chilla untuk menjadi seperti ini.

Berbeda dengan Sean, Chilla begitu tampak bergembira. Dia menyiapkan persiapan yang mantang untuk datang keacara ulang tahun Brychan, bagaimana tidak nanti ia juga akan bertemu dengan Zayn yang merupakan pujaan hatinya. Semoga saja Zayn menyempatkan diri untuk datang keacara ulang tahun sahabatnya sendiri.

‘’Chil, inget temanya black ya!” pekik Sean mengingatkan Chilla yang tengah berias.

Chilla yang duduk didepan meja rias yang berada dikamarnya hanya mangut-manggut saja. Jujur ia masih mengingat tema pesta ulang tahun Brychan, memang dasarnya mulut Sean yang tak bisa diam membuat Chilla merasa jengkel.

Drttt.. Drtt.. Drrrt..

Handphone Chilla bergetar cukup kuat, mau tak mau Chilla harus mengangkatnya. Chilla sengaja menhidupkan mode loundspeaker sebab ia harus menerima telfon sembari berias. Bagaimana tidak, Sean hanya memberikannya waktu 30 menit untuk bersiap-siap, tentu itu bukan waktu yang lama, lagipula kan ia mau menemui calon pacar.

‘’Hallo?” sapa Chilla

‘’La, nanti gue jemput atau gimana?’’

‘’Gak usah Ian, lagian Ian juga mau ikut siapin acara kan. Lala bisa bareng sama Bang Sean’’

‘’Kalo mau dijemput bilang aja, nanti gue suruh Richard jemput’’

‘’No need bother-bother’’

‘’Serius?”

‘’IYA IAN! INI LALA LAGI SIAP-SIAP JANGAN GANGGU NANTI LALA DI TINGGALIN BANG SEAN’’

‘’Yaudah, Cuma mau kasih tau kalo bokap sama nyokap lo udah disini’’

‘’Udah tau, gak usah ganggu dulu. Lala lagi buru-buru’’

Tutt.. Tutt.. Tuutt..

Sambungan diputuskan secara sepihak, dari sebrang sana Bryan terkekeh geli mendengar jawaban dari Chilla. Sebenarnya ini semua rencana Bryan dan Sean untuk membuat Chilla kesal. Sudah lama mereka tidak menjahili sang perempuan menggemaskan ini, Prichilla Ashkilla Sanders.

Sekarang merupakan giliran Sean. Sean yang sudah stay menunggu Chilla di ruang tv dan sudah mengguna jas berwarna black sesuai dengan tema yang di berikan.

 Sean yang sudah stay menunggu Chilla di ruang tv dan sudah mengguna jas berwarna black sesuai dengan tema yang di berikan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

‘’CHILLA WAKTUNYA TINGGAL LIMA MENIT!” suara Sean mengelegar diseluruh ruangan membuat Chilla amat sangat merasa jengkel. Pirasat Chilla ini adalah akal-akalan Bryan dan Sean untuk membuatnya merasa kesal. Dasar kakak dan sahabat yang tak memiliki akhlak.

NERDY GIRL [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang