Chapter 69

586 54 4
                                        

Richard dan Chilla tertawa bersama-sama. Hari ini mereka terlihat enjoy, melupakan semua masalah mereka.

Jujur saja, Chilla tak mengerti kenapa saat berada di sisi Richard ia selalu merasa nyaman dan senang. Apakah itu cinta? Chilla juga tak mengerti, Chilla tak tau harus bagaimana. Di satu sisi dirinya menyukai Richard, tetapi di sisi lain Chilla bingung sebab dirinya sudah diikat menjadi hak milik Bryan.

Keduanya sangat menikmati suasana kota ramai ini, Chilla sangat merasa bahagia.

''Chil, nanti seminggu gue bakal sibuk. Mungkin buat ketemu susah, apalagi balas chat handphone bakal di gunain seperlunya aja,'' ucap Richard yang mulai mengendarai mobil menuju rumah Chilla untuk pulang.

''Keluar negeri lagi? Baru aja pulang,'' kata Chilla lirih.

Richard menggeleng, dengan satu tangannya yang mengelus-elus kepala Chilla.

''Gak, cuma ke luar kota satu minggu, tungguin gue ya?''

''Rasanya pasti lama, gak ada orang yang bisa di ajak gelut yang nurut sama gue lagi,'' kata Chilla menatap wajah Richard.

Richard tersenyum, ''Kalo suatu hari gue ninggalin lo jangan marah ya.''

''Apasih Richard ngomong gitu!'' kesal Chilla menarik telinga Richard.

Richard hanya meringis singkat sisanya ia habiskan untuk tertawa.

''Gue sayang sama lo,'' bisik Richard dan kembali fokus menyetir.

Chilla hanya tersenyum tanpa berniat untuk membalas ucapan Richard, suasana hatinya tiba-tiba buruk tetapi ia berusaha keras agar terlihat baik-baik saja di hadapan Richard.

Mobil Richard terhenti di pintu gerbang belakang rumah Chilla, Chilla turun masih tetap tersenyum. Richard juga ikut turun.

Chilla menatap wajah Richard penuh kesedihan, ia memeluk tubuh Richard.

''Baik-baik ya, gue disini bakal nungguin lo sampe balik. Seminggu bukan waktu yang cepat buat gue,'' ucap Chilla sedikit menangis membuat Richard merasa tak tega tetapi ia harus melakukan semua ini.

''Masuk gih,'' titah Richard lembut tersenyum manis untuk Chilla.

Chilla tersenyum dan meninggalkan orang itu, Chilla berbalik badan sebelum menutup pintu gerbang.

''Love you too,'' katanya lalu menutup pintu gerbang.

***

Chilla membuka matanya, dari ekor matanya ia dapat menangkap ada seseorang yang berdiri di depan pintu kamarnya. Chilla membalikkan tubuhnya.

''Daniel?'' sapa Chilla dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.

Daniel menunjuk pada nakas yang berada di kamar Chilla, Chilla mengernyit bingung.

''Tjie di tasih ungah,'' ucap Daniel yang tentunya Chilla tak begitu mengerti.

Chilla menoleh ke nakasnya, ia mengubah posisinya menjadi duduk memegang bunga yang berada di nakasnya, Chilla memperhatikan bunga itu. Dapat, Chilla menangkap ada surat yang di tempelkan di sampul bunga.

"Jaga diri baik-baik, 7 hari lagi ..''

Chilla tersenyum, ia akhirnya mengetahui siapa yang mengirim barang ini. Chilla menggambil ponselnya dan mengirim suatu pesan untuk Richard.

 Chilla menggambil ponselnya dan mengirim suatu pesan untuk Richard

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
NERDY GIRL [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang