Chapter 75

1.3K 58 5
                                        

Chilla berjalan di dampingi oleh teman-temannya turun dari lantai atas. Chilla tak pernah melepaskan senyumnya dari wajahnya, ia menangkap objek yang sungguh membuatnya senang, Bella.

Bella duduk di samping kakaknya, wajah wanita ini sangat terlihat pucat. Chilla tersenyum ke arah Bella lalu duduk di samping Bryan.

Acara di mulai, Bryan dengan terlatih mengucapkan ijab qobul di hadapan penghulu. Tanpa ragu, dengan sekali ucapan Bryan benar.

''SAHH WOII!!!'' pekiknya kegirangan, Hana dan Chelsea berpelukan.

Bella tersenyum menahan air matanya, akhirnya ia bisa melihat Chilla menikah dengan orang yang Chilla cintai.

Acara kembali berlanjut, sekarang mereka lebih dulu menggambil foto. Keluarga Chilla dan Bryan, teman-teman mereka ikut semua dalam foto ini.

Acara berjalan lancar tanpa hambatan apapun, Bryan tersenyum melihat Chilla yang asik mengobrol dengan teman-temannya.

Beberapa jam kemudian, Shabilla, Queen, Nina, dan Jesicca dengan kompak menoleh kebawah.

''Tuban gue pecah,'' ucap keempat wanita itu berbarengan.

''Lo pada KDRT 7 ronde barengan?'' tanya Bryan konyol.

''KAK CHILLA,'' panggil Alysia heboh membuat yang di panggil menoleh cepat.

''Kena—''

''Kak Bella baru aja di bawa lagi ke rumah sakit,'' ucap Alysia dengan nafas yang masih belum teratur akibat berlari dari luar gedung.

Chilla yang mendengar hal itu langsung membuka high heels-nya dan membuka gaunnya. Melihat Chilla yang ingin membuka gaunnya semua mata terbelalak sedangkan Bryan mencoba menutupi Chilla.

''Chil gila lo buka baju di depan umum?'' ucap Bryan mencoba menyadarkan wanita yang sudah sah menjadi istrinya.

Chilla tak menghiraukan Bryan, Chilla malah mendorong Bryan dan berlari tanpa alas kaki.

''Oh udah ada persiapan,'' ucap Alvian mengangguk-angguk begitu juga yang lain.

''HEII!! SAKIT!'' pekik Nina menjambak rambut Alvian yang bukannya membawa Nina ke rumah sakit malah fokus ke Chilla yang tadinya membuka gaun.

Chilla meminta kunci mobil ke Sean dengan air mata yang sudah mengalir. Tamu-tamu melihatnya aneh, Chilla yang lebih dulu pergi tanpa alas kaki dan diikuti oleh empat pria yang menggendong wanita hamil. Dan Bryan yang mengejar perginya Chilla.

Semua orang melongo bagaimana bisa acara yang semulanya berjalan lancar malah menjadi sekacau ini. Pasutri yang baru saja sah itu entah pergi kemana.

''Sean pikir ada yang terjadi,'' ucap Sean mendekati keluarganya.

''Queen, Shabilla, Jesicca, Nina pecah ketuban. Bella baru aja di bawa lagi ke rumah sakit,'' ucap Grace dengan nada datar.

''Nah—''

''SEAN GRACE AYO NANTI CHILLA KENAPA-KENAPA DI SANA!'' pekik Chelsea ikut berlari, mengkhawatirkan putrinya.

***

Chilla menangis sejadi-jadinya saat dipeluk Bryan, harusnya Bella tak usah datang ke acara pernikahan mereka agar kondisinya baik-baik saja.

Di sini, hanya ada Chilla, Bryan, Ari, Adnan dan mama Bella. Chilla tak kuasa menahan tangis melihat muka polos Adnan yang di gendong oleh Ari.

''Chil, kalau memang ini hari terakhir Bella. Ikhlasin dia ya, maafin kesalahannya, keinginannya dari dulu cuma mau baikan sama lo,'' ucap Ari menahan air matanya agar tak jatuh.

NERDY GIRL [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang