Empat tahun sudah Bryan, Richard, maupun Diandara berkuliah di New York. Kemarin merupakan hari ke lulusan mereka, tentu mereka senang sebab bisa lulus di waktu bersamaan.
Sama halnya dengan Bryan, Richard dan Diandara, Reino, Verrel, Shabilla dan Queen tentu sudah melenyesaikan perguruan tinggi mereka di London.
''Woi tunggu,'' ucap seorang pria menyeret kopernya sembari berlari. Alvian.
''Random banget, Al.'' ucap Richard.
''Lo pada sih, kenapa milih pesawat pagi. Santai-santai dulu kek,'' ucap Alvian, duduk di atas kopernya sembari memakan roti yang ia beli saat berangkat ke bandara.
''Gak sarapan lo?'' tanya Bryan yang melihat Alvian makan dengan lahap.
''Belom, buru-buru.''
''Lo kenapa ikut balik? Katanya masih mau disini,'' ujar Alvian kepada Diandara.
''Mama gue suruh pulang, dan lo juga kenapa mau balik hah? Katanya mau setahun lagi disini, di Indonesia magerin Nina masih kuliah di luar negri.'' jawab Diandara balik menyerang Alvian.
''Mau ngegay sama Richard mumpung pacar kita lagi kuliah di luar negri,'' jawab Alvian membuat Richard menendang koper yang sedang Alvian duduki.
BRAK!
Beberapa orang yang mendengar hal itu menoleh ke arah Alvian yang tersungkur. Bukannya berdiri, Alvian dengan santai berbaring di lantai dan masih asik memakan rotinya.
''Bukan temen gue,'' ucap Bryan, Richard dan Diandara bersamaan.
***
Setelah melewati perjalanan yang cukup jauh. Keempat pria ini menggambil barang-barang mereka lalu mencari keberadaan keluarga mereka masing-masing.
Dua orang anak kecil berlari ke arah Bryan. Ah ini Evano dan Alysia. Bryan membalas pelukan kedua adiknya ini.
''Wah udah gede aja, perasaan pas abang tinggal empat tahun yang lalu masih pendek,'' ucap Bryan mengelus puncak kepala kedua adiknya.
Ya, memang sejak berangkat ke New York, Bryan tak pernah balik ke Indonesia walaupun di hari libur. Berbeda dengan teman-temannya yang liburan semester satu pulang ke Indonesia untuk menemui keluarga mereka, dan teruntuk Alvian maupun Richard juga menemui pacarnya setelah itu Alvian dan Richard tak pernah pulang ke Indonesia. Bagi Diandara, setiap tahun ia harus pulang mememui keluarganya.
Seorang pria mungkin sudah hampir menginjak kepala 3 berjalan mendekat ke arah Bryan. Tentu saja Bryan mengenali pria ini, sang kakaknya Brychan dengan wanita di sampingnya tentu saja Cassie istri Bryan.
''Hai tuan Bryan yang terhormat,'' goda Brychan.
''Bacot lo Chan. Abang macam apa yang nikah kagak ngundang adeknya,'' sarkas Bryan langsung menatap keji ke arah Brychan.
''Udah warisan keluarga Anderson turun temuru—''
''Enggak anjing, warisan turun temurun keluarga Anderson ngelamar cewek yang lo suka atau dijodohin setelah ulang tahun lo. Nikahnya tahun depan, waktu umur lo 26 tahun bukan di 25 tahun, sialan.'' sarkas Bryan lagi-lagi.
''Gak kuat nahan nafsu, gakpapa kali.''
''Mana ponakan gue?'' tanya Bryan yang tak melihat keberadaan bayi.
''Bobok dirumah papa,'' jawab Brychan.
''Bawain barang-barang gue, hukuman karna lo kagak ngundang gue.''
''Adek gue emang dakjal,'' ucap Brychan kepada istrinya.
Cassie hanya tertawa kecil melihat sang suami pergi menggambil barang-barang milik sang adiknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
NERDY GIRL [COMPLETED]
RomansaPrichilla Ashkilla Sander, putri bungsu dari keluarga Sanders yang biasa dipanggil Chilla. Chilla memiliki kakak laki-laki yang bernama Sean Satria Sanders, nama panggilannya Sean. Chilla merupakan perempuan manis, cantik, imut, periang, dan telah m...
![NERDY GIRL [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/221722928-64-k755139.jpg)