Chapter 22

928 74 10
                                        

Chilla sore ini sedang disibukan dengan aktivitas merias. Ia memperaktekkan tutorial di video yang sedang ia tonton sekarang melalu layar ponsel. Chilla sangat lues mengoles berbagai alat make up, seperti sudah biasa saja.

Ia memilih mempraktekkan tutorial make up yang sedang ia tonton daripada make up yang kemarin Queen dan Bila ajarkan. Make up yang Queen ajarkan kemarin banyak yang Chilla lupa begitu pun yang diajarkan Bila.

Chilla sangat fokus dan tenang merias mukanya. Tetapi hanya beberapa menit saja, karena menit berikutnya Chilla mendapatkan telfon yang membuat video yang sedang Chilla tonton terjeda.

Drrrtt.. drrrrrtt.. drrttt..

Senyum Chilla merekah, sangat senang mendapatkan telfon dari mamanya, lagi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Senyum Chilla merekah, sangat senang mendapatkan telfon dari mamanya, lagi. Sedikit info, beberapa hari yang lalu Chilla juga mendapatkan telfon dari sang mama dengan nomor baru. Chilla sangat senang dan bersyukur.

''Halo ma?''

''Halo anak mama. Gimana liburannya? Seru gak? Mama denger kamu dari bang Sean kamu mau makan malam ya. Cie kapan jadiannya sayang?'' ucap sang mama dari sebrang sana.

''Apa sih mama, Chilla cuma diajak makan malam aja kok, bukan berarti pacaran.''

''Halah kamu. Mama sama papa dulu aja gitu.''

''Masa?'' pancing Chilla

''Chilla dandan yang cantik-cantik ya sayang,'' teriak pria yang merupakan sang papa.

''Iya pa, ini juga Chilla lagi dandan.''

''Bagus anak mama. Nanti kalau sempat foto sama calon mantu mama ya kirim ke mama juga. Hahaha.''

Chilla sedari tadi tak menghilangkan senyum yang terpancar di wajahnya, dia benar-benar bahagia. Karena hubungannya dengan orang tuanya kembali membaik.

''Oh iya, kata bang Sean kamu udah berubah ya? Pasti gara-gara mantu mama hehehe. Bang Sean mana sayang? Bisa kamu kasih telponnya sama Sean?''

''Sembarangan aja. Dibawah ma, maaf ma gak bisa Chilla juga masih belajar di youtube dandannya.''

''Oh yaudah. Good luck sayang. Mama tutup telponnya ya.''

Tutt.. tutt.. tutt..

Chilla tersenyum, ia mengingat kejadian sore kemarin, peristiwa yang memalukan bagi Sean.

NERDY GIRL [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang