''Prichilla..'' mata pria ini perlahan terbuka.
Bryan, ia melihat sekeliling ruangan ini. Bagaimana bisa dirinya telah berada di kamarnya?
Bryan menoleh ke sisi kanannya. Terdapat Richard, Reino, Verrel, Brychan, dan Nananuella yang menatap datar ke arahnya.
''Apa lo hah? Kaget ketahuan suka ngeclub? Untung papa, mama, adek-adek lo pulang besok pagi. Kalo kagak mampus lo,'' ketus Brychan ketika Bryan baru saja mengubah posisinya menjadi duduk.
''Prichilla.. Prichilla.. Chilla.. Ngelindur mulu lo,'' ejek Reino lalu melempar kulit kacang yang sedang ia makan tepat mengenai jidat Bryan.
Bryan memutar bola matanya jengah, kembali ke posisi awalnya yaitu berbaring di atas ranjang kesayangannya.
''Prichilla.. Prichilla..'' ejek Reino lagi-lagi meniru Bryan yang sedang mengingau.
''Bacot sialan,'' umpat Bryan setelah semua orang keluar dari kamarnya.
***
Bryan menuruni anak tangga dengan cepat setelah mendapat papa dan mama-nya sudah pulang. Semuanya sudah berada di meja makan tanpa terkecuali termasuk staf dan lainnya, hanya kursi Bryan yang kosong di meja makan keluarga dan meja makan pekerjaan tersisa satu yang kosong yaitu tempat Nananuelle.
''Selamat pagi,'' sapa Bryan penuh semangat sembari membalikkan piringnya.
''Waw begitu bersemangat, bagus abang Bryan!'' puji Alysia yang duduk di hadapan Bryan.
''Tentu,'' jawabnya sembari memberikan kado berukuran kecil ke Alysia.
''Selamat ulang tahun adek abang Bryan!'' ucap Bryan, sebenarnya ulang tahun Alysia 3 hari yang lalu. Tetapi betapa curangnya Bryan dan Brychan tak di ajak karna mereka ada ujian.
''Kok kecil?'' tanya Alysia merasa aneh.
''Karna kamu tega-teganya ninggalin abang,'' ucap Bryan dan menyuapkan sarapan ke mulutnya.
Sarapan pagi hari ini, berlangsung cepat. Bryan tersenyum lebar ke arah papa dan mama-nya. Kedua orang tua yang menyadari itu mengernyit bingung.
''Bryan, kamu kenapa? Obat kamu habis?'' tanya Reno, kepala keluarga di rumah ini.
''Enak aja,'' jawab Bryan tak santai kepada papa-nya.
''Lalu?''
Para staf pun menoleh, merasa aneh melihat kelakuan Bryan pagi hari ini. Ya memang, Bryan dan Nananuella lah yang paling lambat datang ke meja makan untuk sarapan maupun makan siang dan makan malam, Bryan juga selalu terlihat tak bersemangat dan murung jika datang ke meja makan berbeda dengan hari ini ia sangat bersemangat dan selalu tersenyum.
''Pa, hari ini Bryan sama Nananuella liburan ke New York ya?'' ucap Bryan bersungguh-sungguh.
Mendengar pernyataan itu, semua orang kaget. Dan saat ini Bryan maupun Nananuella menjadi pusat perhatian di meja makan pagi hari ini. Nananuella yang tak enak hati hanya tersenyum kikuk, sedangkan Bryan tak peduli dan sangat menunggu jawaban sang papa.
''Yang benar saja kamu Bryan.''
''Pa ma, gini ya.. Bryan udah ujian, lulus lagi. Nilai Bryan juga masuk urutan ke-56 dengan hasil ujian paling tinggi seangkatan. Gak buruk-buruk bangetkan, ayolah pa ma sebulan aja,'' rengek Bryan bak anak kecil.
Hana dan Brychan yang mendengar itu terbatuk dalam waktu yang bersamaan.
''Bryan, papa pasti izinin kamu kalau bukan berangkat hari ini juga. Kamu harus nyiapin barang-barang apa yang kamu mau bawa, apalagi dalam waktu satu bulan.''
KAMU SEDANG MEMBACA
NERDY GIRL [COMPLETED]
RomancePrichilla Ashkilla Sander, putri bungsu dari keluarga Sanders yang biasa dipanggil Chilla. Chilla memiliki kakak laki-laki yang bernama Sean Satria Sanders, nama panggilannya Sean. Chilla merupakan perempuan manis, cantik, imut, periang, dan telah m...
![NERDY GIRL [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/221722928-64-k755139.jpg)