Chapter 23

919 76 6
                                        

Sesuai kesepakatan, pagi hari ini Bryan dan teman-temannya telah sampai dikediaman Chilla. Chilla keluar dari rumah setelah setegah jam ditunggu oleh semuanya.

"Maaf ya lama" ucap Chilla.

"Aww Chilla cantik banget!" puji Queen, ya Queen dan Bila juga ikut.

"Natural banget tapi elegan gitu!" ucap Bila menyetujui ucapan Queen.

"Pake make up ap-"

"Masuk. Berangkat!" potong Richard cepat, pria ini bukan hanya dingin tetapi ia juga tak ingin berlama lama mengulur waktu.

Dengan perasaan dongkol Queen, Bila, Bryan, Chilla, Verrel, dan Reino masuk kedalam mobil.

"Pantes aja jomblo!" ketus Bila yang sudah duduk di kursi penumpang.

Richard hanya melirik Bila lalu menyalahkan mesin mobil agar cepat sampai ke tujuan.

Bryan dan Chilla terlihat damai duduk di kursi penumpang paling belakang, sebab permintaan Chilla. Terlihat Chilla menyandar di dada bidang milik Bryan sembari memakan cemilannya. Karena sikap Reino yang tak dapat didefinisikan ia mencuri-curi pandang untuk mengintip sejoli tersebut.

"No! Nenek gue bilang, kalo kita suka ngintip orang nanti matanya jadi bintitan!" Ucap Queen lugu.

Semuanya tertawa, terkecuali Richard yang fokus mengendarai mobil. Secara terang-terangan sekarang Reino tertakap basah tengah mengintip.

Suasan kembali hening, hanya lantunan lagu saja yang terdengar didalam mobil ini. Chilla memilih tidur dengan posisi dipangku oleh Bryan lalu memeluknya. Ya walaupun sahabatan baru-baru ini Chilla dan Bryan terlihat hubungan mereka berdua lebih dari sahabat. Sehingga tak sedikit orang-orang mengira mereka pacaran, apalagi fashion Chilla sekarang sudah berubah.

Reino tersenyum merekah, sebab baru saja ia mendapatkan hasil foto yang bagus. Ia memfoto Chilla dan Bryan yang tertidur dengan posisi unik itu. Reino tak ingin menghabiskan waktu lama, dengan cepat ia mempostingnya di snapgram.

Dm-dm an mulai membanjiri Instagram Reino. Dari pria hingga wanita, semuanya berasumsi bahwa Bryan telah melepaskan gelar GGJ (Ganteng Ganteng Jomblo) nya. Sehingga secara yang masih memiliki gelar itu hanya Richard saja.

***

Setelah menghabiskan waktu cukup lama akhirnya mereka telah sampai dikediaman Oma Chilla tercinta. Tak menunggu siapapun Chilla dengan cepat memilih langkah seribu untuk bertemu dengan Omanya.

"Masuk gak lo pada?" tanya Bryan yang ingin menyusul sang sahabat.

"Lanjut aja, Yan. Masih mau dimobil kita" Ucap Verrel mewakili teman-temannya.

Bryan menautkan kedua alisnya dan beralih masuk menyusul Chilla.

"Oma!! Lala kangen banget" Teriak Chilla langsung memeluk sang Oma tercinta.

"Eh kamu tambah gede tambah cantik aja ya!" Puji sang Oma.

"Assalamualaikum" ucap Bryan yang baru memasuki rumah Oma Chilla.

"Waalaikumsalam. Ini siapa, La? Pacarmu?" tanya Oma

"Gak!" jawab Bryan dan Chilla bersamaan.

Bryan menyalami tangan Oma Chilla lalu beralih duduk disamping Chilla.

"Aduh kamu tampan banget Oma jadi takut diabetes Oma naik lagi" Goda Oma Chilla.

"Ish Oma udah tua masih aja bisa gombal!" Ledek Chilla.

"Opa mana Oma?" lanjutnya.

"Opa atau Oppa nih?" Goda Oma

"Ih Oma! Masih aja bahas Oppa-Oppa Lala" Ucap Chilla tak suka.

NERDY GIRL [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang