13

3.3K 295 5
                                        

[happy reading]
------------------------------

Dari kejauhan ternyata Danira memantau Xuanh dan Ella yang sedang pelukkan, namun Danira langsung lari ketika Ella melihat kearahnya.

**

Ella yang melihat Danira lari langsung melepaskan pelukan Xuanh, namun Xuanh malah menahan tangan Ella.

"Kenapa el?," Tanya Xuanh.

"Hmm... anu... gpp kok, gw kebelet mau ke kamar dulu bye, makasi ya," Ella melepaskan tangan Xuanh dan lari mengejar Danira.

Ella masuk ke kamar cewe² tadi dan menanyakan dimana Danira kini.

"Rara ada gak?"

"Enggak el, tadi dia niatan mau nyusul lo ke bawah ijin sama kita²," kata Hanna.

"Ohh yaudah bentar yaa gw nyari rara dulu," Ella menutup pintu dan langsung lari, tak sempat Hanna menanyakan ada apa.

"Eh el kenap..." Hanna tak jadi ngomong karna badan Ella sudah tak terlihat.

"Eh kenapa ya kira²?," Kepo Nara.

"Udahh lah mau kenapa juga itu bukan urusan kita okee biarin aja mereka sapa tau ga ke hal negatif," jawab Hanna dan di iya kan oleh yang lain.

Ella masih menyari² keberadaan Danira namun tak kunjung ketemu, setelah beberapa menit akhirnya Ella menemukan Danira di teras lantai dua, memang tempat nya agak tersembunyi pantas Ella tak menemukan Danira.

Setelah melihat Danira, Ella berjalan ke arah Danira dan berdiri disampingnya, gimana reaksi Danira? Dia hanya melirik sebentar ke Ella.

"Lo kenapa lari tiba² tadi?," Tanya Ella.

"Gakpapa," Danira menjawab namun tatapannya tetap ke depan lurus.

"Lo nyari gue?"

"Enggak, ngapain gue nyariin lo coba, ga penting," ucapan Danira tadi sedikit menyakiti hati Ella namun dia seberusaha mungkin manahannya.

"Hmm kata anak² lo nyariin gw padahal"

"Gak"

"Lo kenapa sii ra??"

"Pelukannya udah selesai?," Danira langsung menatap Ella.

"lo kenapa?"

"Kenapa ga sekalian ciuman? Kalian mesra banget tadi padahal haha," Danira masi menatap Ella, namun Ella sama sekali tak mengerti maksud ini semua apa.

"Maksud lo apa?"

"Gue cuman ga mau rasa sayang lo ke gue lo bagi² sama orang lain gue ga suka el, apalagi pas liat kalian pelukan gue ngerasa kalo lo jadian sama xuanh gue sahabat lo ini bakal lo lupain el gue takut," Ella paham dan ia langsung memeluk Danira, walau Danira sedikit tinggi dari diri nya.

"Gue udah berapa kali bilang? Kalo gue ga bakal gantiin lo sebagai sahabat gue, gue ga bakal lupain lo kok," ucap Ella sambil mengelus² punggung Danira.

When I Love HerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang