25-1-2021
Re-02-05-2022
L
ahat, sumsel
_____________________ _ _
🔱⚜️🔱
"Di tengah tekanan dan tatapan penuh penghakiman, dia masih bisa tertawa seperti itu. Bukan tawa bodoh, tapi tawa yang mengandung penghinaan pada kebodohan di sekitarnya."
_Jingrai_
🔱⚜️🔱
_ _ _______________________
*****
Kyra mengangkat sebelah alisnya, lalu bersedekap dada. Tidak dapat dipungkiri rasa penasarannya terhadap buku pustaka istana itu cukup besar, mungkin Kyra memang belum menyentuh rahasia terbesar dalam istana kerajaan Qiang ini. Jadi, biarkan ia menyimaknya baik-baik.
Setelah mendapat izin dari Kaisar, putri Zhishu tersenyum manis disambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan. Bagi putri bangsawan lain, putri Zhishu merupakan teladan yang harus diikuti, dia menduduki posisi keempat sebagai putri terpintar di benua Timur ini. Selain cerdas, dia juga ramah dan baik hati membuat siapapun ingin berteman akrab dengannya.
Putri Zhishu terlalu lama mengumbar senyum hingga tidak menyadari bahwa semua orang kini tengah menanti-nanti pertunjukannya.
"Zhu'er bukankah kau ingin mengajari putri ketiga? Maka, tunjukkanlah kepintaranmu dengan merapalkan isi dari buku pustaka. Ini kesempatan emas, pangeran Jingrai akan kagum padamu setelah ini." Selir Annchi yang berada disampingnya membisikkan sedikit mantra penyemangat lalu putri Zhishu menatap binar kearah pangeran Jingrai yang tidak meliriknya sama sekali.
'Ibunda benar! Ini kesempatan emas, pangeran Mahkota Jingrai pasti akan tertarik padaku setelah ini,' batin putri Zhishu tanpa sadar tersenyum lebar membuat putri bangsawan lain bersorak ria mendukungnya.
Muncul sedikit rasa gugup terlebih ketika pangeran dari kerajaan Wei dan pangeran Jingrai kini fokus menatap kearahnya, antara malu dan senang bercampur menjadi satu. Putri Zhishu menarik nafas dalam ketika suasana menjadi hening.
"Lembar halaman 1, perkalian dan pembagian. 2×7=14, 3×7=21, 4×7=28,----"
Putri Zhishu mulai merapalkan isi buku pustaka itu dengan percaya diri, dimulai dari perkalian 7-9, rumus dasar matematika yaitu bangun datar dan juga rumus lainnya yang ada dibuku pustaka. Dia menjelaskan setiap rumus itu dengan lantang dan diakhiri senyum meremehkan yang ditujukan untuk menghina putri Azkia.
Selir kedua dan kaisar Li Quan menatap putrinya bangga. Orang-orang diruangan itu pun berdecak kagum melihat kepintaran putri Zhishu yang masih berusia 16 tahun tetapi sudah memahami isi buku pustaka kerajaan tingkat tinggi. Sedangkan putri Azkia?
"Pfft, bwahahahahaha!!!" perhatian semua orang teralih kearah Kyra yang kini tengah tertawa terbahak-bahak dengan lucunya, bahkan Kyra sempat menyeka air mata yang keluar.
"Apa-apaan kau putri ketiga!? Apa yang kau tertawakan?!" Kaisar Li Quan lebih dulu bertanya, ia menggeram tertahan.
"Apa kau baru saja menertawakanku?" tanya putri Zhishu lembut. 'Beraninya dia meremehkan kepintaranku!'
"Ekhem! Jadi ... seperti itukah isi dari buku pustaka kerajaan Qiang yang sangat kalian bangga-banggakan itu? Pfft," Kyra menahan tawanya, ini benar-benar lucu bahkan ia bisa mengingat dengan jelas betapa bangganya putri Zhishu--si putri terpintar dibenua itu saat merafalkan rumus-rumus tadi. Kyra menyeka air matanya prihatin.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐓𝐈𝐌𝐄 𝐓𝐑𝐀𝐕𝐄𝐋 : 𝐎𝐅 𝐀 𝐂𝐎𝐋𝐃-𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐄𝐃 𝐖𝐎𝐌𝐀𝐍
FantasyDia bukanlah penyelamat, bukan juga pahlawan dalam kisah ini. Dia adalah kutukan bernyawa yang bahkan kematian pun enggan menyentuhnya. ༒ KYRA MARSHELYNA ༒︎ Dialah sang jenderal perang yang menundukkan negara demi negara, dan namanya tidak dilantunk...
