28-12-2020
Typo bertebaran!!
_____________________ _ _
🌹🌹🌹
"Keadilan bukanlah kata manis. Ia lahir dari luka, tumbuh dari dendam, dan ditegakkan dengan tangan yang siap berlumur darah."
_ Jenderal Kyra_
🌹🌹🌹
_ _ _______________________
***
Semua orang di ruangan itu membeku. Mereka menatap Kyra dengan ngeri, seolah sosok iblis berselimut keanggunan kini berdiri di hadapan mereka tanpa ragu, tanpa takut, dan tanpa belas kasihan.
Bahkan Kaisar yang selama ini dikenal bengis, kini hanya bisa menunduk diam menghadapi anak kandungnya sendiri.
Kyra berdiri perlahan dari posisi jongkoknya, lalu mengangkat dagunya dengan angkuh. Tatapannya menyapu seluruh aula, penuh wibawa dingin yang menghujam. Dan setiap kali pandangan matanya bertemu dengan salah satu dari mereka, hanya ada satu reaksi. Ketakutan.
Inilah dunia yang ia kenal.
Inilah dunia yang Kyra pahami. Dihormati karena kekuatan, ditakuti karena nama, dan disegani karena tak ada yang bisa menandingi.
Bukan karena ia seorang bangsawan.
Tapi karena ia seorang legenda.
Bukan lagi seorang gadis lemah yang dicap sebagai pembunuh ibunya, bukan pula si sakit-sakitan yang dikurung dalam kamar. Sekarang, ia adalah Kyra. Seorang jenderal dari masa depan yang pernah mengguncang dunia dengan tangannya sendiri.
Dan kini, untuk pertama kalinya setelah kelahiran keduanya, Kyra merasa ... hidup.
Bukan karena keterikatan dengan siapapun. Bukan juga karena janji yang membelenggu melainkan karena pilihan.
Karena ia sadar dunia yang seperti ini—membungkam yang lemah dan memuja yang kuat, harus dirusak. Lalu dibangun kembali dengan tangannya sendiri.
Jika selama ini Azkia menjadi alasannya untuk tetap bertahan, maka kini Kyra memiliki alasan baru untuk tetap berdiri.
Bukan untuk siapa-siapa tapi untuk menciptakan dunia di mana orang-orang seperti Azkia yang tulus dan polos, tidak akan lagi dihancurkan oleh sistem yang busuk.
Dunia di mana anak-anak tak lagi dituduh membunuh ibunya. Dunia di mana keadilan tidak dibeli, dan nama baik bukan alasan untuk membungkam kebenaran.
Kyra ingin bebas seperti burung, terbang kemanapun dan menelusuri setiap inchi dunia. Dia ingin membangun organisasi yang sama seperti dirinya didunia modern.
Tempat untuk mereka yang ditolak dunia, tempat untuk orang-orang kuat yang pernah dihancurkan, dan tempat untuk orang-orang kecil yang pantas dilindungi.
Ia tidak lagi terbelenggu. Tidak ada rantai. Tidak ada perintah. Hanya dirinya ... dan takdir yang siap ia bentuk dengan tangannya sendiri.
Tapi sebelum itu.
"Hey, Kaisar bodoh. Tidak ada gunanya kau diam seperti batu," suara dingin Kyra memecah keheningan yang menyesakkan aula utama.
Kaisar Li Quan tersentak. Ia berbalik, menatap lurus pada Permaisuri Liu Mei nampak wajahnya kelam bagai badai. "Liu Mei ....! Beraninya kau membunuh permaisuriku."
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐓𝐈𝐌𝐄 𝐓𝐑𝐀𝐕𝐄𝐋 : 𝐎𝐅 𝐀 𝐂𝐎𝐋𝐃-𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐄𝐃 𝐖𝐎𝐌𝐀𝐍
FantasiaDia bukanlah penyelamat, bukan juga pahlawan dalam kisah ini. Dia adalah kutukan bernyawa yang bahkan kematian pun enggan menyentuhnya. ༒ KYRA MARSHELYNA ༒︎ Sang Jenderal perang yang menghancurkan kota demi kota demi menanamkan rasa takut bagi musuh...
