40. Ketegasan Pangeran Zhang

34.3K 4.4K 914
                                        

05-02-2021
Re-pubh: 02-05-2022

_____________________ _ _

🌹🌹🌹

"Dia bukan pangeran yang banyak bicara. Tapi setiap keputusannya terdengar seperti palu godam yang tak butuh pengulangan."

— Jenderal Kyra

🌹🌹🌹
_ _ _______________________







*****

"Kakak pertama apa yang kau lakukan disana? Jangan bilang kalau kau akan menuruti perintah dari gadis kejam ini!" Pangeran Yujing yang didepan kerumunan para Kesatria kini angkat suara. Ia menatap tak suka kearah pangeran Zhang.

"Itu permintaan, bukan perintah." Pangeran Zhang berdiri dari duduknya, sengaja menatap datar pangeran Yujing untuk memperingatkan.

Namun, pemuda yang ditatapnya itu malah bertepuk tangan berkali-kali. "Hebat, hebat sekali," pujinya tidak tulus. "Kakak pertama coba kau ingat bagaimana pengorbanan kita saat mengejar Kurcaci ini, bahkan tanganmu sampai berdarah. Apa kau rela mengorbankan semua perjuangan demi gadis yang bahkan tidak kita kenali ini?"

"Pengorbanan?" Sinis Kyra.

Pangeran Yujing lekas menyahut dengan suara lantang. "Ya. Pengorbanan kami terlalu banyak hingga tidak bisa dirandaikan dengan kata-kata, tapi salah satunya memasuki hutan Terlarang!"

Semua orang dibuat terkejut. Hutan Terlarang, katanya? Bagaimana mereka bisa kembali? Bisik-bisik kembali mengisi ruangan. Jika sudah menyangkut hutan Terlarang maka bukan saja pengorbanan melainkan nyawalah yang dipertaruhkan.

"Kalian memasuki hutan Terlarang? Itu hutan yang sangat berbahaya, tidak ada orang yang berhasil keluar setelah memasukinya," kata kaisar Li Quan setengah takjub, tetapi juga khawatir.

"Kau berkata benar, bahkan prajurit kami yang memasuki hutan itu sudah menghilang tanpa jejak, entah apakah dimakan hewan buas atau apa," timbal kaisar Chen, semua bangsawan kerajaan Wei mengangguk membenarkan.

Pangeran Yujing tidak menghiraukan, dia hanya ingin semua orang memihak mereka daripada gadis bercadar itu. "Kami rela memasuki hutan Terlarang demi mengejar kurcaci ini, bahkan rintangan di hutan itu pun sangatlah banyak, hingga aku berhasil memanah tangan kirinya, bahkan kami sempat tersesat di hutan itu," ujar pangeran Yujing dengan bangga dan percaya diri.

"Pembohong."

Pangeran Yujing tersendat lalu menatap Kyra nyalang, tidak hanya dirinya bahkan beberapa kesatria ikut saling pandang dalam kewaspadaan.

Kyra berdecih sinis. Apa yang dikatakan oleh pangeran Yujing sangat bertolak belakang dengan cerita Suchi. "Kalian memanah kurcaci ini dengan satu anak panah itupun saat kalian tengah beristirahat diperbatasan." Kyra menarik sudut bibirnya. "Kalian benar-benar pembohong ulung, pangeran. Kaisar pasti sangat bangga dengan kalian."

Kaisar Li Quan yang mendengar namanya kembali disebut langsung menggeram tertahan di kursi singgasana, tapi Kyra tidak peduli.

Sedangkan pangeran Yujing kini membuang muka, mencari cara agar bisa lari dari kebohongan yang ia buat. Entah mengapa, ia merasa gadis bercadar dihadapan mereka bukanlah gadis bangsawan biasa, bagaimana mungkin dia bisa mengetahui hal yang tidak seharusnya diketahui orang lain?

"Kau tidak tahu apa-apa! Kami lah yang menangkapnya bukan dirimu!" kata pangeran Fang Bo tersulut emosi.

Kyra menatapnya datar. "Lalu, sejak kapan para pangeran yang beristirahat sambil tertawa-tawa di pos perbatasan bisa tiba-tiba berubah jadi penakluk makhluk langka?"

𝐓𝐈𝐌𝐄 𝐓𝐑𝐀𝐕𝐄𝐋 : 𝐎𝐅 𝐀 𝐂𝐎𝐋𝐃-𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐄𝐃 𝐖𝐎𝐌𝐀𝐍Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang