Bayangan mimpi itu kembali lagi, aku berlari sembari menoleh ke belakang melihat lima orang berpakaian hitam berkacamata hitam terus mengejar ku. Kedua kaki ku terus melangkah ke sembarangan arah yang terpenting aku bebas dari sekelompok pria tersebut.
Naasnya ada kelompok lainnya berpakaian sama berada di depanku, sontak saja aku berhenti melangkah sembari menoleh ke belakang dan depan, terkepung. Tidak ada jalan lagi, berteriak pun tidak ada gunanya tempat ini sepi tidak ada orang.
Dua pria di belakangku mencekal ku. Aku berusaha memberontak tapi tidak bisa, beda tenaga bruh-badanku saja kecil mana bisa melepaskan diri seperti di film-film aksi.
"Lepasin nggak!"ucapku berteriak.
"Diam bodoh! Kau harus ikut dengan kami!"ucap pria itu tegas dari balik kacamata hitamnya, ia terlihat kesal padaku. Olahraga di siang bolong, nggak masalah kan.
"Kenapa aku harus ikut dengan kalian?!"tanyaku berusaha memberontak melepaskan tangan ku dari tangan dua pria ini.
"Kau diam! Atau aku bakar dengan ini?"ancam pria itu sembari mengeluarkan api dari tangannya. Mataku terbelalak, itu seperti kekuatan milik Jesse.
Aku merasa sangat kesal dengan orang-orang ini, salah satu dari mereka mencoba menghubungi seseorang lewat headseet.
"Siapa kalian?apa kalian dari organisasi hitam!"tanyaku dengan tatapan menyelidik.
Salah satu dari mereka menghampiriku menyunggingkan senyuman miring, mengerikan. Aku berusaha untuk menatap nya berani walau dalam hatiku merasa takut pengen nampol tuh muka. Tapi aku juga harus berpikir untuk kedua kalinya buat nampol atau menendang 'juniornya'. Kalau bertindak seenak jidat, aku bisa mati konyol di sini dan aku juga tidak bisa membalas dendam ke jail an Mas Taiga.
Pria itu sedikit membungkukkan badannya melihat wajah ku sedikit dekat tentu saja aku menjauhkan wajahku dari nya.
Njir, om-om--batin ku jijik.
Senyuman miring menjengkelkan masih terlukis di wajah pria tersebut,"sepertinya memori mu belum sepenuhnya pulih atas pelarian mu."ucapnya membuat ku tidak mengerti. Mataku menyipit menatap pria aneh ini.
Pria berkacamata jangkung dengan rambut jambul hitam lebam ada sedikit semir hijau di tengah jambulnya. Menyuruh dua pria yang ada di kanan kiri ku,membawaku masuk ke mobil menuju ke gedung tinggi dimana helikopter menjemput.
What!
Aku memberontak mencoba melepaskan diri dengan menarik kedua tangan, lepas dari genggaman kuat pria. Kedua pria tersebut bersusah payah agar genggaman mereka tidak terlepas. Aku tidak habis pikir, ku gigit tangan pria tersebut dengan gigi taring yang ku miliki. Kedua pria itu berteriak kesakitan dan aku berusaha lari. Semua pria di sana segera mengejar ku, pria berjambul berteriak kencang.
"Kejar dia!"
Main kejar-kejar an nih jadinya. Semua nya mengejar ku dan ada beberapa yang mengejar lewat dinding membuat diriku kaget. Sepatu yang mereka kenakan mungkin ada teknologi canggih. Lagi-lagi aku terkepung.
Ini bukan ide bagus!
Dua pria di hadapanku berjalan maju sembari di kedua tangannya terdapat petir biru, siap-siap menyerang. Menoleh ke belakang terdapat tiga orang yang siap-siap menyerang dengan kekuatan api, air dan baja.
Lalu datanglah pria berjambul menatapku jengkel, menunjukkan deretan gigi yang tanpa kusadari di sana ada gigi emas di ujung. Ia mengganti ekspresi muka datar,"terpaksa aku harus melumpuhkan mu!"ucapnya mengangkat tangan setinggi bahu lalu berpindah cepat seperti kilat.
Aku melotot tidak percaya, dia menghilang, ekor mataku bergerak ke kanan pria itu sudah muncul di sana dan...
"Ah!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Sekolah Aneh [END]
Fantasy{Buku Pertama: Sekolah Aneh Buku Kedua: Misteri dan Memori Buku ketiga: Black Hawk Buku keempat: Kembali SA Buku Kelima: Penggila Cinta} [PERHATIAN ⚠️ BEBERAPA PART DI HAPUS ACAK KARENA SEKOLAH ANEH SUDAH PINDAH KE INNOVEL/DREAM. RASAKAN BACA SEKOL...
![Sekolah Aneh [END]](https://img.wattpad.com/cover/249394967-64-k520589.jpg)