Angin malam berhembus lembut dan dingin sekali seperti kutub selatan. Mengingat, aku saat ini berada di daerah pegunungan jadi setiap angin menghembus, rasa dinginnya masuk ke kulit dan ke tulang-tulang. Jaket hangat nan besar ku peluk erat-erat. Ku lirik April, gadis itu juga memeluk jaketnya.
Jesse menyalakan api menggunakan kekuatan apinya dengan cepat kayu-kayu tersebut terbakar dan semua teman-teman bersorak ria. Senyuman mereka sama seperti waktu di kelas, mereka sangat menikmati perkemahan ini. Aku melirik ke pemuda penutup mata tersebut, ia menatapku lalu mengangguk memberi isyarat—selama aku berbicara banyak hal dengan Alvin tadi.
Aku menjadi khawatir, tidak menyangka saja bahwa Alvin itu orang nya terbuka lebar. Sama persis waktu menjabarkan sosok-sosok mahluk astral di sekelilingnya. Alvin memberitahuku tentang petunjuk yang di temukan oleh polisi. Kalimat Alvin kembali terngiang di pendengaran ku.
"Atma. Aku ingin mengatakan sesuatu penting! Tentang..."ucapannya terhenti menatap ku, menunggu kalimat selanjutnya,"...pencarian pelaku pot dan pemuda yang kau kejar."
Pandangannya menatap kembali ke depan melihat pemandangan hijau dan jalanan berliku-liku, naik-turun bukit. Alvin berbicara sangat banyak dan secara detail,belum lagi saat Haku meminta Alvin untuk datang ke kantor polisi, melihat masa lalu dari suntikan. Aku sangat kagum pada Alvin bisa melihat masa lalu dan masa depan. Tetapi memiliki suatu kelebihan seperti itu juga harus memiliki mental yang kuat.
Belum lagi pas waktu remaja atau dewasa, orang yang mata ketiganya tertutup secara tiba-tiba terbuka. Jika tidak terlahir anak indigo, bisa-bisa orang tersebut akan mengalami stress berlebih dan akhirnya gila.
"Saat kau pertama kali masuk. Apa benar? Kau ingin memecahkan misteri sekolah dan mencari keberadaan Black Hawk?"tanyanya membuat aku tersenyum tipis dan menoleh kearahnya, mengangguk pelan.
"Yes, you right!"
"Aku ingin sekali memecahkan misteri sekolah dan mencari keberadaan organisasi hitam itu, Al. Ketiga mas ku sepertinya mencari keberadaan organisasi itu."kataku menatap ke depan menikmati angin dingin semilir menerpa wajahku.
Seulas senyum terukir jelas di bibirku,"aku pernah menguping pembicaraan mereka dan akhirnya penasaran. Aku mencari di internet, jawaban atas pertanyaan ku yang banyak,"ucapku berhenti sejenak, memicingkan sebelah mata,"sama sekali. Tidak memuaskan rasa penasaranku."
Alvin sedikit terkekeh mendengar perkataan ku barusan. Aku merasa kalau ucapan ku tadi adalah lelucon, omong kosong dan itu membuat ku sedikit benci. "Aku tidak ngelucu."ucapku sedikit sewot.
"Aku bukan men-tertawai mu, Ma."jawab Alvin.
"Terus kenapa terkekeh gitu?"tanyaku menatap mata kirinya yang tajam namun,teduh. Seulas senyum Alvin sedikit terangkat. Tiba-tiba pikiranku terbesit kalau Alvin adalah Mas Daisuke. Secara mereka berdua sama, sama-sama datar.
"Lucu!"jawabnya tersenyum mengembang membuat ku menatap tajam Alvin lalu membuang muka.
"Haha, aku bercanda. Okay, aku salah. Aku minta maaf telah membuat hatimu tersinggung. Tapi aku boleh jujur, nggak?"kata Alvin. Aku melirik ke pemuda yang duduk di sampingku sinis.
"Jujur tentang apa?"tanyaku sedikit ketus. Suasana hatiku masih bad mood gara-gara Alvin tidak menganggap ucapan ku tadi, serius.
"Jujur, kalau waktu pencarian pelaku dan memecahkan misteri sekolah. Saat aku memintamu mengulurkan tangan, aku melihat masa lalu mu dan masa depan di tanganmu, tanpa sengaja. Maka dari itu, saat itu aku melepaskan tanganmu kasar."jelas Alvin membuat diriku tidak percaya apa yang dikatakan olehnya.
Apa yang ia lihat sampai-sampai kehabisan kata-kata untuk menjelaskan kejadian di masa laluku. Alvin menatap lekat kedua mataku, seksama. Aku melihat mata Alvin, di sana ada sebuah harapan besar padaku serta ada tatapan sendu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sekolah Aneh [END]
Fantasy{Buku Pertama: Sekolah Aneh Buku Kedua: Misteri dan Memori Buku ketiga: Black Hawk Buku keempat: Kembali SA Buku Kelima: Penggila Cinta} [PERHATIAN ⚠️ BEBERAPA PART DI HAPUS ACAK KARENA SEKOLAH ANEH SUDAH PINDAH KE INNOVEL/DREAM. RASAKAN BACA SEKOL...
![Sekolah Aneh [END]](https://img.wattpad.com/cover/249394967-64-k520589.jpg)