37 : Dikeluarkan?

738 39 8
                                        

Hei, sudah vote? Kalo sudah, cus lanjut!

Selamat membaca cerita Raja dan Kaisar 👑💗

Selamat membaca cerita Raja dan Kaisar 👑💗

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Enghhh..."

Acasha meregangkan otot tubuhnya kemudian duduk sambil menggaruk belakang leher. Begitu membuka mata, kepalanya tiba-tiba nyeri, membuat ia lantas mengaduh kesakitan.

"Anjir, kepala gue sakit." Saat sudah menyesuaikan matanya dengan cahaya, Acasha menarik napas dalam-dalam. Sesaat setelahnya ia melotot tersadarkan.

"Gue kok bisa ada di kamar? Kan terakhir kali gue lagi di rumah Cilla?"

Hening sejenak, mencoba berpikir sebentar. "Ah, udahlah. Mungkin gue diangkut Jihan."

"Acasha! Ya ampun, kamu belum mandi?!"

Telinga Acasha berdengung mendengar teriakan sang ibu. Ia bergegas bangkit sambil memegangi kepalanya yang masih sedikit sakit.

"Kesiangan, Mam."

"Kepala kamu kenapa?" Nata mendekati Acasha lalu mengulurkan tangan.

"Kamu gak demam, jadi jangan banyak alasan biar gak sekolah. Hari ini Papa kamu yang datang, awas aja kalo buat masalah."

Acasha mencuatkan bibir. "Iyaaa, Mam."

"Yasudah, sana mandi. Hati-hati, entar kepeleset."

"Iyaaa."

Setelah sang ibu pergi, Acasha malah duduk di tepi kasur. Menggigit bibir bawahnya kuat, menengadah menatap plafon sembari berpikir keras.

"Sumpah, gue semalam ngapain aja? Kok gue gak bisa inget?!"

Kemudian Acasha menatap refleksi wajahnya di depan cermin dengan ekspresi rumit. "Sumpah, gue gak ngelakuin hal yang aneh 'kan?"

****

Pagi ini Acasha pergi diantar Edi. Yuna tidak bisa jemput karena dirinya pergi bersama Kenta. Jadilah sekarang Acasha seperti orang mengenaskan berjalan sendirian di tengah-tengah ramainya suasana koridor.

Saat sekumpulan perempuan berbicara sambil menatapnya, Acasha lantas mengernyit heran. Lihatlah, padahal dia cuma diam tapi semua orang membicarakannya. Ditambah lagi muka tembok bak orang yang berlagak tahu segalanya membuat hati Acasha dongkol seketika. Menjijikkan.

"Kasian, ya, Acasha, semenjak Raja sama Ratu pacaran, dia selalu sendirian."

"Makan tuh, lo pikir lo bisa sama Raja?! Sadar diri dong, haha."

Raja dan KaisarCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang