21 : Raja Berubah

803 39 0
                                        

Sudah vote? Oke, selamat membaca 💗✨

Sudah vote? Oke, selamat membaca 💗✨

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

21 : Raja Berubah

Acasha meletakkan helmnya ke atas jok motor Kenta. Meregangkan tubuh dan sedikit melakukan pemanasan kecil agar tidak kaku.

"Ken, gue bosen. Gak mau ulangan."

Kenta mengangguk santai menanggapi Acasha. Memang gadis itu selain suka bubble tea, dia juga suka mengeluh. "Gampang, nilai lo gak bakal keluar."

"Cih." Acasha mendecih lalu mereka berjalan bersamaan.

Karena tidak ada Raja, Acasha nebeng sama Kenta. Kebetulan ketua kelasnya itu sedang kosong. Lebih baik minta jemput daripada diantar Edi. Kasian supirnya itu sudah tua, Acasha tak mau merepotkan.

"Lo belajar 'kan, Ca?" tanya Kenta melirik Acasha sekilas.

"Iya. Gimana mungkin gue gak belajar sementara anak Dirgantara pinter semua. Bisa-bisa peringkat gue turun ke enam."

Kenta mengangguk membenarkan. Di Dirgantara, persaingannya memang ketat. Para siswa berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama. Apa lagi di MIPA 1. Isinya anak ambis semua.

Membayangkannya saja rambut Acasha mau rontok.

"Raja kapan pulang?"

Acasha mengendikkan bahu lesu. "Gak tau."

Ini sudah tiga hari dan Raja belum juga pulang. Pemuda itu tak memberi kabar dari dua hari yang lalu. Padahal Acasha sudah mengirimkan banyak pesan tapi sama sekali tidak mendapat balasan.

Awas saja kalau sudah pulang. Acasha koyak muka Raja.

Jake datang-datang langsung menyempil di tengah-tengah mereka. Pemuda itu menyunggingkan senyuman lebar, sepertinya mood Jake sedang bagus.

"Kenapa lo?" heran Acasha.

"Kalo UAS udah selesai, gue sama David sepakat mau balapan."

Acasha melotot. "Gak boleh, sialan!"

"Ck, Acakep denger dulu. Kalo gue menang, David bakal turutin kemauan gue. Gue akan manfaatkan kesempatan itu supaya dia gak ngusik nyokap gue lagi," paparnya bangga seolah itu adalah ide yang sangat brilian.

"Bagus. Yang kalah harus pindah agama, ya."

Jake mencubit pipi Acasha gemas. "Gak gitu juga, ogeb!"

Raja dan KaisarCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang