Raja dan Kaisar itu saudara sekandung yang hanya terpaut satu tahun. Keduanya berparas tampan tapi memiliki sifat yang saling bertolak belakang.
Tabiat seorang Raja sangatlah ceria. Cowok extrovert itu punya sejuta tawa dan lelucon yang sangat Acash...
Btw, maaf baru update extrachap, lupa pernah buat cerita ini di wattpad
Selamat membaca cerita Raja dan Kaisar 👑✨💗
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ting!
Jihan:Happy birthday, Cilla. Kado gue nyusul, ya.
Acasha:Gue kasih softex aja deh bungkus pake koran.
Yuna:Haha, yoi. Softex yang 30cm anti bocor, bisa cuci pake lagi.
Jake:Gak sekalian popok bayi. Daya serapnya kan tinggi.
Jihan:Iya, kalau gak tahan tinggal buang aja deh.
Acasha:Ih masa beban di pantat.
Jake:Lumayan biar kebentuk.
Opan:Pas ditabok langsung kempes.
Jihan: Wkwk ada bunyinya.
Yuna: Suara surgawi.
Cilla: Kurang ajar.
Jake: @Acasha yang mulai duluan.
Acasha: Lo juga kesenangan pasti.
Cilla send a voice note. "ACAAA SIALAN!"
Acasha: Anjir gue lagi kondangan.
Jake: Woi Ca! Lo dimana elah lama banget.
Acasha: Ini baru masuk.
Jake: Sama siapa lo?
Acasha: Sama suami.
Raja: Shasha gitu lo, ya😒
Opan: Cemburu ngab?
Raja: Iyalah ajg.
Acasha: Raja language.
Raja: Peace.
Tak.
"Acasha."
Gadis itu tersentak pelan. Ia menoleh pada seorang pemuda dengan tuxedo hitam di sebelahnya.
"Jangan jalan sambil main handphone," ucapnya. Acasha mengerjap sebentar kemudian beralih ke depan. Ia memberikan cengiran khas ketika mendapati keningnya hampir menyentuh tiang.
"Hehe." Acasha terkekeh lalu mengambil tangan Kaisar yang menempel di dahinya. Digenggamnya erat tangan Kaisar dan menggiring pemuda itu memasuki gedung.