60 - PERTUNANGAN.

13 3 2
                                        

Hari itu Perasaan Britney terasa sangat tidak menentu, bagaimana tidak ? Sebab tinggal 1 hari lagi ia akan melangsungkan acara pertunangannya dengan Mahesa.
Sungguh rasanya seperti mimpi, tidak pernah terbayangkan sejauh ini, hidup Britney akan sebahagia ini, tidak pernah Britney bayangkan ia akan menemukan cinta sejatinya.

Sejak dulu ia selalu berfikir tentang bagaimana dia bisa sembuh dan sehat seperti orang lain, bagaimana caranya agar ia bisa terbebas dari berbagai butir obat-obatan yang selama ini sudah menemani hidupnya.
Namun saat ini ia seakan percaya jika Tuhan sudah mengabulkan semua mimpinya, melalui Mahesa Britney bisa merasakan hidup normal layaknya orang lain, melalaui Mahesa ia bisa merasa hidup nya lebih berarti.

Sedangkan di lain sisi Terlihat Monic dan Arsen sedang membicarakan hal yang terlihat begitu serius, samar-samar Britney mendengar obrolan mereka yang sampai ke kamarnya.
Tidak biasanya kedua orang tuanya itu sebegitu kerasnya berbicara satu sama lain, sepertinya mereka sedang bertengkar kecil. Namun Britney tidak bisa mendengar ucapan mereka dengan jelas di telinganya.

Bagaimana mungkin Monic dan arsen bertengkar di saat hari bahagia putrinya akan tiba ? Bukankah seharusnya mereka sedang bahagia ?

"Tapi kita gak bisa terus-terusan nutupin ini semua dari Britney pa, papa harus nya ngerti gimana kondisi anak kita nantinya. Mama gak mau terjadi apa-apa sama Britney." Ucap Monic dengan tegas namun bisa di lihat juga raut wajah nya saat ini sedang di landa perasaan khawatir dan cemas yang menjadi satu.

"Ya tapi gak mungkin dalam waktu dekat ini Ma, besok itu Hari pertunangan Britney. Apa mama siap kalo harus liat Britney bersedih sepanjang hari ?" Ujar arsen juga tak kalah tegas.

"Mama gak mau liat Britney kembali sakit pa, mama gak mau liat Britney sedih lagi . Mama sayang sama Britney." Ucap nya kini dengan lirih.

"Papa juga sayang banget sama Britney Ma, mama tenang aja, insyaAllah semuanya akan baik-baik aja. Seenggaknya kita gak salah melepas anak kita kedalam pelukan orang lain. Mahesa sangat cinta sama anak kita Ma, dan papa yakin Mahesa akan secepatnya untuk jujur apa adanya pada anak kita. Jadi biarin Mahesa yang menjelaskan sama Britney nantinya. Saat ini biarin Britney bahagia di hari pertunangan nya besok, Kita juga harus bahagia. Anak kita sebentar lagi akan menikah dan mempunyai kehidupan yang baru." Ucap arsen dengan lembut agar Monic bisa mencerna kata demi kata yang baru saja arsen ucapkan.

"Mama, Daddy ?" Tiba-Tiba saja terdengar suara perempuan yang berhasil membuat Monic dan arsen kaget tak karuan. Itu adalah suara milik anak sulung mereka, ya itu suara Britney. Apa mungkin Britney mendengar semua yang baru saja mereka bicarakan ?

"Britney ?" Ucap Monic berusaha menutupi perasaannya saat ini, sebisa mungkin ia kembali menjadi Monic yang sedang tidak ada masalah .

"Sayang.." ucap arsen.

"Mama sama Daddy kenapa ? Kok aku denger kalian kaya lagi ribut. Lagi ada masalah ?" Tanya Britney kini duduk di kursi meja makan yang kebetulan memang sejak tadi di duduki oleh kedua orang tuanya.

Mendengar dan melihat raut wajah Britney saat ini membuat kedua orang tuanya bernafas dengan lega. Ternyata anak gadis nya itu tidak mendengar semua kata-kata yang mereka bicarakan tadi.

"Enggak ada sayang, mama sama Daddy gak ada masalah. Cuma tadi kita ngomong agak lantang karna ada sedikit perbedaan pendapat masalah kantor Daddy aja. Right dad ?" Ucap Monic sembari menatap suaminya itu.

"Iya Britney cuma perbedaan pendapat aja. Kita gak mungkin bertengkar sayang. Justru kita bahagia karna sebentar lagi anak Daddy akan mempunyai kehidupan baru." Ucap arsen sembari tersenyum menatap Britney .

"Aaah Daddy, I'm still your little girl" ucap Britney manja sembari memeluk tubuh arsen dari samping.

"Of course you're." Ucap arsen sembari mengelus rambut anak sulungnya itu. "Yaudah kalo gitu kita lunch di luar ya sekarang, kamu ganti baju sekalian panggil Athalla." Sambung arsen sembari melepaskan pelukan Britney.

MALAIKAT TANPA SAYAPCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang