61 - HARI PERTUNANGAN.

14 3 3
                                        

Setelah seluruh kerabat dekat dan beberapa sahabat Britney dan Mahesa sudah lengkap untuk hadir, MC memulai acara itu dengan pembukaan dan sampai akhir acara seakan Tuhan berpihak pada kebahagiaan mereka, acara pertunangan itu berlangsung dengan lancar .

Kini keluarga laki-laki berhadapan dengan keluarga perempuan. Britney duduk di Apit oleh kedua orang tanya begitu juga dengan Mahesa yang kini ada di hadapannya meski di batasi jarak 3 meter.
Tak ada hentinya Mahesa mengulum senyum di bibirnya, kedua bola matanya tak henti menatap putri cantik yang sebentar lagi akan menjadi masa depannya.
Memang Britney hari ini terlihat sangat cantik, tidak hanya Mahesa yang terus berdecak kagum dengan ke cantikan gadisnya, tapi hampir semua orang yang ada di dalam ruangan itu pun pangling menatap Britney saat ini.
Proses itu terus berlangsung sampai moment saat mereka bertukar cincin, beberapa photo grafer yang sudah Mahesa sewa kini mengabadikan moment bahagia mereka. Dari foto bersama kedua belah pihak keluarga, foto bersama beberapa sahabat dekat mereka yang di undang, dan juga foto mereka berdua saat bertukar cincin dan memamerkan cincin mereka yang sudah resmi terpasang di jari manis mereka berdua.
Mereka sangat menikmati moment bahagia itu dengan rasa bahagia yang sangat lepas, tidak pernah sebelumnya Britney merasakan bahagia sedalam ini. Di sela rasa bahagianya saat ini ia tetap mengingat Tuhan nya, tak henti ia berucap syukur pada Tuhannya atas semua yang ia rasakan saat ini, rasa sakit itu kini berganti menjadi tawa.

Waktu terus berjalan, tidak terasa kini jarum jam sudah menujukan pukul 14.30 itu tandanya waktu sewa Ballroom mereka telah selesai. Satu Persatu sahabat dan keluarga mereka berpamitan pulang, sampai akhirnya tersisa hanya Monic, Arsen, Athalla, Dallia,Hendro, dan kedua putra putri mereka, Britney dan Mahesa.

"Selamat ya sayang mama masih gak percaya sekarang kamu benar-benar udah dewasa." Ucap Monic sembari memeluk Britney dengan erat.

Britney tersenyum tulus balas memeluk tubuh langsing milik ibunya itu sembari mengelus punggu Monic dengan lembut. "Makasih mama selalu sabar ngerawat Britney dari bayi sampai di hari ini Britney bisa menemukan cinta sejati Britney. Britney sayang mama dengan sangat, mungkin gak ada yang bisa Britney lakukan untuk membalas semua yang mama korbanin untuk Britney selama ini. Tapi satu yang mama harus inget, gak akan ada yang bisa mengalahkan rasa sayang Britney ke mama dan Daddy. Makasih ya ma.." ucap Britney dengan lirih, tiba-tiba saja ia merasa kedua bola matanya memanas, menahan air matanya yang sudah tertahan di pelupuk mata.

"Iya sayang.." ucap Monic sembari melepas pelukan Britney dan tersenyum menatap Britney.

"Britney sayang, selamat ya sayang tante bahagia liat kamu dan Mahesa bahagia." Ucap Dalia lembut .

"Tante" ucap Britney sembari merengkuh tubuh Dalia . "Makasih banyak buat semua kebaikan tante sama aku, makasih tante udah izinin Mahesa memilih aku di antara perempuan yang jauh lebih sempurna dari aku. Aku sayang tante." Ujar Britney dengan sungguh-sungguh.

"Iya sayang, tante tau kamu satu-satunya yang terbaik untuk anak tante. Bahagia selalu ya sayang sampai hari pernikahan kamu tiba" ucap Dalia.

"Iya tante terimakasih." Ucap Britney sembari melepas peluknya.

Britney menatap 3 orang laki-laki yang saat ini berdiri menatap nya dengan penuh senyuman. Dan satu perempuan yang juga tersenyum menatap kakak nya itu dengan kagum, athalla adalah saksi hidup Britney dari bayi sampai saat ini.

"Daddy, Om Hendro terimakasih buat kebaikan kalian . Britney sayang kalian." Ucap Britney sembari tersenyum menatap kedua laki-laki paruh baya itu. Bisa di lihat kini kedua mata Britney basah karna bulir demi bulir air mata itu pecah di pelupuk matanya.

"Iya sayang." Jawab nya dengan senyuman .

Mahesa berjalan mendekati Britney, tanpa ragu ia memeluk tubuh Britney di hadapan orang tua mereka. Britney balas memeluk tubuh laki-laki itu dengan erat, kini air matanya sudah benar-benar tidak bisa di tahan lagi, Britney Terisak di dalam dekapan Mahesa.

MALAIKAT TANPA SAYAPCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang