Rangkaian ospek sudah berlangsung selama hampir dua minggu ini. Tepat di hari ini rencananya ospek akan mulai memasuki tingkat akhir dimana ospek hari ini dan beberapa hari ke depan akan menjadi rangkaian dari ospek jurusan. Masih seperti awal ospek beberapa minggu yang lalu, kini SeoHwa juga masih diantar jemput oleh MinKyu karena kedua kakaknya yang lainnya memiliki jadwal yang sangat padat.
Pagi-pagi sekali MinKyu akan membereskan kembali seluruh hal yang sekiranya dibutuhkan SeoHwa selama ospek. Setelah itu dia mengeceknya kembali ketika SeoHwa akan turun dari mobil. Semua itu dilakukan olehnya untuk mencegah perilaku ceroboh adik bungsunya itu.
"Udah semua kan mas?" tanya SeoHwa memastikan.
"Udah." MinKyu menyerahkan tas milik SeoHwa.
"Nanti kalo udah selese langsung kabarin mas aja. Jangan kaya kemaren, pake segala ngikut sama mas ByungChan," tambah MinKyu.
"Ya gimana ya. Ditawarin yang gratis, udah gitu nggak perlu nunggu juga. Kalo ditolak rugi besar kata mas Yohan," balas SeoHwa.
"Adek turun dulu ya. Mas jangan lupa jemput adek pokoknya," lanjutnya kemudian beranjak turun dari mobil.
MinKyu masih memarkirkan mobil di halaman parkir. Dia harus memastikan bahwa SeoHwa benar-benar berjalan dengan aman tanpa diganggu oleh orang lain karena beberapa hari yang lalu dia mendapati adiknya itu sempat dipepet oleh laki-laki yang nampaknya adalah kakak tingkat SeoHwa. Alhasil semenjak kejadian itu SeoHwa selalu diantar olehnya hingga sampai di depan gedung tempat acara dilaksanakan.
Setelah dirasa aman akhirnya MinKyu beranjak dari parkiran kampus SeoHwa. Tujuannya hari ini adalah berkeliling di mall mencari benda-benda yang dibutuhkannya selama di Australia nanti karena kebetulan jadwal kepulangannya ke Australia ditetapkan pada bulan depan. Mau tak mau dia harus siap karena katanya jadwal perkuliahan ada dimajukan lebih awal dari waktu yang sebelumnya sudah ditentukan.
***
Ospek hari ini SeoHwa dan teman-teman satu kelompoknya akan didampingi oleh satu kakak tingkat. Kebetulan kelompok SeoHwa ini mendapat kakak tingkat bule berdarah campuran Perancis. Tentu saja hal ini sukses membuat beberapa teman SeoHwa terkagum-kagum melihat betapa tampannya kakak pendamping kelompok mereka.
"Kenalin nama gue Anzardi Timothee, mahasiswa fakultas kedokteran gigi dari prodi kedokteran gigi semester akhir yang udah hampir skripsian. Salam kenal semuanya," ucapnya sembari tersenyum.
"Wahhh, ganteng banget ciptaan Tuhan," gumam salah satu teman SeoHwa.
"Untuk jadwal pertama ini kalian harus bikin yel-yel dulu ya karena nanti bakalan ada lomba yel-yel yang paling menarik. Tenang aja, ada hadiahnya kok. Semangat yok semangat," ucap Anzardi menyemangati adik tingkatnya itu.
Setelah acara perkenalan singkat dan penjelasan dari Anzardi itu mereka mulai memperkenalkan diri masing-masing. Sebelum memulai diskusi untuk membahas yel-yel yang akan dibuat, mereka lebih dahulu berdiskusi untuk memilih ketua dan wakil ketua kelompok mereka.
"SeoHwa mau jadi wakilnya nggak?" tanya salah satu teman SeoHwa yang bernama Hana.
"Aduh. SeoHwa belum pernah jadi wakil gitu. Biasanya jadi pengikut aja," balas SeoHwa.
"Gapapa. Buat pengalaman. Mau ya?" sahut Anzardi.
SeoHwa tampak memikirkan baik-baik mengenai tawaran itu. Memang benar jika hal itu bisa menjadi pengalaman baru baginya. Tapi SeoHwa mudah terserang panik dan gugup jika diberi tugas berat seperti itu.
"Udah tulis aja nama SeoHwa jadi wakilnya," celetuk lainnya. Mau tak mau hari ini SeoHwa resmi menjadi wakil ketua dari kelompoknya.
Setelah selesai menentukan ketua dan wakil ketua dengan agak memaksa akhirnya mereka memulai diskusi mengenai yel-yel. Anzardi yang berperan sebagai kakak pendamping pun dengan senang hati membantu mereka semua untuk menyiapkan yel-yel yang akan digunakan. Sesekali dia memberikan arahan tentang apa saja yang akan dinilai dari yel-yel yang akan mereka tampilkan nantinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
In Aeternum Te Amabo
FanfictionKim Seo Hwa. Anak bungsu keluarga Kim ini sangat amat dijaga oleh ketiga kakak laki-lakinya semenjak kecil hingga dewasa. Yang mana hal itu membuat SeoHwa sangat menikmati seluruh perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh ketiga kakaknya. Apala...
