Selama di rumah sakit WooSeok mendapatkan perawatan selama kurang lebih 5 hari. Sebenarnya hanya cukup 3 hari saja namun dokter yang menangani WooSeok bilang kalau kakak Yohan itu harus dirawat sedikit lebih lama lagi supaya bisa lebih lama beristirahat karena dokter yang menanganinya tahu betul bahwa WooSeok selalu bekerja keras dan jarang istirahat.
Hari ini adalah hari pertama WooSeok kembali ke rumahnya. Seperti biasa, YunSeong yang tidak ada kegiatan kuliah sudah datang berkunjung pagi-pagi sekali. SeoHwa yang juga tidak memiliki jadwal kuliah memilih untuk berdiam diri di rumah bersama Yohan, WooSeok, dan YunSeong.
"WooSeok nya ada?"
Yohan yang membukakan pintu nampak sedikit terkejut. Pagi ini dia sudah dibuat hampir jantungan karena kedatangan tamu yang tidak biasa. Bukan temannya, bukan teman SeoHwa, atau bahkan kedua anak keluarga Lee yang biasa datang. Tetapi yang datang sebagai tamu adalah seorang perempuan yang nampak sangat cantik di mata Yohan.
"Ah, masuk dulu mbak. Kebetulan mas WooSeok baru beres sarapan," ujar Yohan mempersilahkan tamunya untuk masuk.
SeoHwa dan YunSong yang baru kembali dari supermarket buru-buru dicegat oleh Yohan ketika kedua muncul di hadapan Yohan.
"Tolong panggilin mas WooSeok," ucapnya setengah berbisik.
"Pacarnya mas WooSeok?" tanya SeoHwa sambil berbisik.
"Kepo banget deh. Udah buruan panggilin mas WooSeok aja. SeoHwa langsung dibawa masuk aja Seong. Jangan bolehin dia keluar," perintah Yohan pada YunSeong.
YunSeong mengangguk patuh. Dia buru-buru menggandeng SeoHwa supaya menyingkir dari ruang tamu karena nampaknya sebentar lagi akan terjadi obrolan serius.
"Mas YunSeong kok nurut banget sama mas Yohan sih? Tumben," gerutu SeoHwa.
"Nggak baik dengerin orang ngobrol gitu tanpa izin. Mending berenang aja yuk."
"Gamau ah. Basah," balas SeoHwa.
Begitu melihat WooSeok turun dari kamarnya SeoHwa berlarian mengejarnya. WooSeok yang baru saja kembali dari kamarnya jadi merasa terkejut begitu melihat SeoHwa berlarian menghampirinya. Pasalnya tidak ada temannya yang bilang akan datang berkunjung ke rumah karena biasanya temannya akan mengirim pesan dulu sebelum mereka datang.
"Ada pacarnya mas WooSeok," ucap SeoHwa.
"Ha?" WooSeok mengernyit bingung.
"Ada cewe cantik dateng nyariin mas WooSeok kata mas Yohan. Pasti pacar mas kan? Buruan samperin mas. Nanti keburu direbut mas Yohan." WooSeok terkekeh mendengarnya ucapan SeoHwa.
"Jaangan biarin SeoHwa nguping obrolan di ruang tamu. Ajak berenang aja," ucap WooSeok sembari menepuk pelan bahu YunSeong lalu beranjak menuju ruang tamu.
"Udah dibolehin berenang sama mas WooSeok. Ayo buruan ganti baju sayangku. Jangan kelamaan," ucap YunSeong.
"Selain berenang deh mas. Main kuda itu aja yuk." SeoHwa menunjuk dua buah kuda mainan miliknya.
YunSeong menggeleng pelan. Pernah sekali dia bermain kuda karet tersebut bersama SeoHwa dan berakhir dengan dirinya tercebur ke dalam kolam ikan. Tidak hanya sampai disitu, kepalanya bahkan terpentok dinding kolam ikan. Dan hari itu dia berakhir dengan menjadi pasien dadakan WooSeok.
"Ada imbalannya nggak mas?"
"Gampang itu. Tinggal sebut aja maunya apa, ntar mas cariin."
SeoHwa tersenyum puas mendengar balasan YunSeong. Dia kemudian beranjak menuju kamarnya untuk berganti baju.
KAMU SEDANG MEMBACA
In Aeternum Te Amabo
FanfictionKim Seo Hwa. Anak bungsu keluarga Kim ini sangat amat dijaga oleh ketiga kakak laki-lakinya semenjak kecil hingga dewasa. Yang mana hal itu membuat SeoHwa sangat menikmati seluruh perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh ketiga kakaknya. Apala...
