5.3

21 6 0
                                        

Keesokan harinya ketika memasuki ruangan praktiknya SeoHwa mendapati ada tiga buah vas bunga yang berjejer dengan rapih di atas mejanya. Dia tidak biasa menghias mejanya dengan vas bunga. Bahkan Haikal pun rasanya tidak mungkin melakukan hal seperti ini.

Untuk menjawab rasa penasarannya akhirnya SeoHwa memilih untuk bertanya pada Haikal. Tapi sayangnya Haikal sedang tidak berada di ruangannya. Bahkan ketika dia beranjak keluar untuk mencarinya pun tidak menemukannya.

"Dokter cari siapa?" tanya seorang perawat yang melihatnya.

"Dental asisten Saya, si mas Haikal kemana ya ners? Daritadi Saya cariin nggak ada di ruangan praktik saya. Di sekitar poli gigi juga nggak ada," ucap SeoHwa.

"Saya juga belum liat sih dok. Mungkin belum datang." SeoHwa mengangguk pelan.

"Kalo gitu saya pergi ke ICU dulu ya dok. Permisi," lanjutnya kemudian beranjak pergi.

Setelah tidak mendapati kehadiran Haikal akhirnya SeoHwa memutuskan untuk kembali ke dalam ruangan praktiknya. Akhirnya dia memutuskan untuk bertanya dengan cara mengirim pesan saja.

Bukannya mendapat jawaban yang dapat memuaskan rasa penasarannya SeoHw ajustru semakin dibuat bingung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bukannya mendapat jawaban yang dapat memuaskan rasa penasarannya SeoHw ajustru semakin dibuat bingung. Orang yang mengetahui bahas bunga dan sering mengirimkan bunga padanya hanya bunda dan papanya saja. Tapi rasanya Tidka mungkin juga kalau papanya yang mengirimkan bunga ke ruangannya karena papanya bahkan tidak tahu kalau sekarang SeoHwa sudah bekerja sebagai seorang dokter gigi.

Belum sampai rasa penasarannya tuntas tiba-tiba MinHee dan EunSang memasuki ruangannya dengan seenaknya, tanpa mengetuk lebih dahulu. Mereka langsung mendudukkan diri mereka tepat di hadapan SeoHwa.

"Kenapa nggak ketuk dulu sih?" kesal SeoHwa pada kedua sahabatnya itu.

"Tadi Esa mau ketuk dulu tapi MinHee keburu main masuk aja," ucap EunSang.

"Cepu lo ah," balas MinHee.

SeoHwa memfokuskan pandangannya pada kedua sahabatnya itu. Hari ini penampilan mereka berdua tampak lebih menyeramkan dari kemari. Bahkan SeoHwa sendiri sampai menghela napas berkali-kali karena merasa lelah dengan kelakuan dan penampilan kedua sahabatnya itu.

Mereka masih mengenakan scrub seperti biasanya hanya saja hari ini mereka mengenakan warna yang berbeda antara baju dan celananya. EunSang mengenakan baju yang berwarna hijau sementara celananya berwarna biru gelap. Penampilan MinHee juga tidak jauh berbeda dengan penampilan EunSang karena dia memakai baju yang berwarna biru sedangkan celana yang berwarna cokelat muda. Tak hanya sampai disitu bahkan keduanya nampak mengenakan jam tangan yang tertukar karena EunSang tidak biasa mengenakan jam tangan dengan tali rantai dan MinHee tidak biasa mengenakan jam tangan dengan strap karet.

"Cape banget ya?" tanya SeoHwa sambil tersenyum miris. Keduanya mengangguk pelan.

"Semalem banyak pasien kah?"

In Aeternum Te AmaboCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang