Special Chapter 1 : Kekasihku seorang Wotaku

97 7 2
                                        

Note: Chapter ini bersetting beberapa hari setelah Rena dan Sasshi resmi berkencan

.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Rena kudengar kau berkencan dengan Sashihara, apa itu benar?" tanya Yuki pada Rena yang saat ini sedang membeli melonpan di minimarketnya, beberapa hari yang lalu Yuki mendengar dari Jurina bahwa Rena sudah mempunyai kekasih dan orang itu adalah Sasshi.

"Ya begitulah, sudah sekitar satu bulan aku berkencan dengannya" kata Rena sambil tersenyum.

"Selamat kalau begitu, aku ikut senang mendengarnya" kata Yuki sambil memberikan uang kembalian milik Rena.

"Ngomong-ngomong Rena, apa kau tak cemburu dengannya" kata Yuki yang membuat Rena bingung.

"Cemburu, kenapa memangnya?" tanya Rena.

"Ya,, kau taukan kalau Sashihara adalah seorang Wotaku" kata Yuki.

"Kenapa memangnya?" tanya Rena.

"Kau tau sendiri kalau beberapa Wotaku sangat fanatik pada idolanya yang biasa mereka sebut Oshi, dan beberapa sangat mencintai Oshinya, mungkin Sasshihara adalah salah satunya" kata Yuki yang membuat Rena berpikir beberapa saat, memang benar Sasshi adalah seorang Wotaku dan beberapa kali Rena diajak nonton konser bersama, kadang Rena sering merasa cemburu saat Sasshi bercerita mengenai Oshinya, Rena juga tau kalau Sasshi menyimpan beberapa koleksi dari Oshinya seperti CD, poster dan photobook.

Tentu saja Rena merasa cemburu dan siapa juga yang tak cemburu melihat kekasihnya menyimpan foto seksi orang lain, meski begitu Rena mencoba berpikir positif karena Rena berpikir Sasshi menyimpan koleksi tersebut hanya karena hobinya.

"Kadang aku merasa cemburu tapi aku percaya bahwa Sasshi tak se fanatik itu" kata Rena karena ia percaya bahwa Sasshi pasti hanya mencintainya.

"Begitu ya, kalau saranku sebagai kekasih sebaiknya kau membatasi hobinya karena kau pasti tak maukan kalau cintanya untukmu dibagi dua meski hanya sebatas fans saja" kata Yuki.

"Terimakasih Yuki atas sarannya, aku akan memikirkannya" kata Rena sambil mengambil bungkusan melonpan yang ia beli.

"Kalau begitu aku pergi dulu" kata Rena sambil berjalan pergi keluar minimarket.

.
.
.
.
.
.
.
.
.

Dengan wajah bete Rena memandang Sasshi yang sedang tiduran dikamarnya sambil memakan snack dengan pandangannya tak lepas dari layar handphonenya, ditambah sepasang earphone dengan volume maksimal yang menutupi telinganya.

"Sasshi" panggil Rena sementara Sasshi terlihat tak bergeming sama sekali.

"SASSHI!!" panggil Rena dengan nada suara lebih tinggi tapi tetap saja Sasshi tak bergeming sedikitpun, berkali-kali Rena memanggil Sasshi tapi Sasshi masih tak ada respon sama sekali.

"SASHIHARA RINO!!" panggil Rena yang sudah hilang kesabaran sambil menarik kabel earphone yang Sasshi gunakan hingga terlepas.

"Ah iya, ada apa Rena-chan?" tanya Sasshi menatap Rena dengan wajah tanpa dosa.

"Ada apa katamu, aku sudah memanggilmu beberapa kali dan kau hanya diam saja" kata Rena.

"Maaf-maaf hehe,, aku tak mendengarmu" kata Sasshi masih dengan wajah tanpa dosanya.

"Memangnya kau sedang ngapain?" tanya Rena.

"Aku sedang nonton konser hehehe" kata Sasshi dengan tawa garing sambil menunjukkan layar handphonenya yang menunjukkan live konser group idol favoritnya.

"Kalau begitu aku lanjut dulu Rena-chan, sebentar lagi konsernya selesai" kata Sasshi sambil memakai earphonenya lagi dan kembali ngecuekin Rena, melihat itu Rena hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan kekasihnya itu.

'Benar kata Yuki, aku harus membatasi hobinya itu'

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.


Note:

Chapter spesial pertama selesai, beberapa chapter kedepan aku akan update cerita pendek seperti ini sebagai selingan sebelum memasuki cerita dengan konflik serius

Semoga kalian suka.

GekiWotaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang